Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Rebutan Durian Berujung Apes, Belasan Orang Jadi Korban Copet di Festival Duren Naknan Magetan

Aprilita Sari • Sabtu, 22 Februari 2025 | 23:32 WIB
Warga berebut durian dalam Festival Duren Naknan di Panekan, Magetan. (APRILITA SARI/RADAR MAGETAN)
Warga berebut durian dalam Festival Duren Naknan di Panekan, Magetan. (APRILITA SARI/RADAR MAGETAN)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Festival 3th Duren Naknan Panekan di Lapangan Panekan, Magetan, Sabtu (22/2), meninggalkan cerita pahit bagi banyak peserta.

Alih-alih pulang membawa durian, belasan orang justru kehilangan barang berharga. Handphone dan dompet raib tanpa jejak saat prosesi rebutan durian berlangsung.

Bukan hanya warga biasa, perangkat desa hingga jurnalis yang sedang meliput pun menjadi korban.

Salah satu korban, Heru Irawan, awalnya tidak menyadari telah menjadi sasaran pencopet. Ia baru sadar setelah tiba di rumah, saat melihat resleting tasnya -yang jarang dibuka- sudah terbuka. Saat diperiksa, dompetnya telah lenyap.

"Saya nggak nyangka kalau dicopet. Saya baru sadar di rumah, setelah ngecek tas dan dompet saya nggak ada," ujarnya.

Celakanya, isi dompetnya bukan sekadar uang tunai, tetapi juga KTP, tiga kartu ATM, dan SIM. Saat mengecek saldo rekening melalui mobile banking, ia terkejut karena tabungannya sudah dikuras habis.

"Terakhir ada mutasi transaksi di swalayan (Prima Swalayan) di luar Magetan," bebernya.

Setelah mengetahui hal tersebut, Heru langsung melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.

Kapolsek Panekan, AKP Iin Pelangi, membenarkan bahwa pihaknya menerima banyak laporan kehilangan setelah acara Festival Durian Nak’nan Panekan.

"Sudah ada belasan laporan kehilangan handphone dan dompet. Semua kejadian terjadi saat prosesi rebutan durian berlangsung," ujarnya.

Pihak kepolisian saat ini tengah menyelidiki kasus tersebut dengan mengumpulkan rekaman video dari berbagai sumber.

"Ada beberapa orang yang gerak-geriknya mencurigakan, saat ini masih kami dalami. Seluruh anggota pengamanan tertutup (Pangtup) sudah diterjunkan untuk menyelidiki," jelas Pelangi.

Ia juga menambahkan bahwa korban tidak hanya berasal dari Panekan, tetapi juga dari daerah lain seperti Ngariboyo dan Maospati.

Dugaan sementara, aksi pencopetan ini dilakukan oleh komplotan. Para pelaku diduga bekerja secara terorganisir dan langsung kabur begitu prosesi rebutan durian selesai.

"Kami terus berupaya mengungkap kasus ini dan menangkap para pelaku," tegas Kapolsek.

Editor : Hengky Ristanto
#Rebutan durian #magetan #panekan #Festival Duren Naknan #korban copet