KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Magetan tetap berlanjut selama Ramadan. Namun, karena pelajar masih libur hingga 5 Maret, operasional MBG baru kembali berjalan pada 6 Maret, bertepatan dengan masuknya kembali aktivitas belajar-mengajar di sekolah.
Komandan Kodim (Dandim) 0804/Magetan Letkol Inf Hasan Dasuki menyampaikan bahwa selama Ramadan, MBG akan diberikan untuk buka puasa, sehingga menu yang disajikan berupa makanan kering.
’’Biasanya MBG didistribusikan menjelang jam istirahat sekolah, tetapi selama Ramadan akan dibagikan saat jam pulang sekolah. Siswa boleh membawa pulang makanan ini untuk berbuka,’’ jelas Hasan, kemarin (3/3).
Karena dibawa pulang, siswa diwajibkan membawa kotak bekal kosong dari rumah untuk memindahkan makanan dari tempat pendistribusian. Menu MBG selama Ramadan tetap diatur oleh ahli gizi dari Sentra Pangan dan Gizi (SPPG).
Di Magetan, terdapat dua SPPG yang masing-masing memiliki kuota 3.000 penerima, sehingga total penerima MBG di bulan Ramadan tetap 6.000 siswa.
’’Tidak ada pengurangan jumlah penerima MBG selama Ramadan. Program ini tetap berjalan dengan skema yang telah disesuaikan,’’ pungkas Hasan. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto