MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun - Pencarian terhadap Aditya Yoga Pratama 23, warga Desa Tunggur, Kecamatan Lembeyan, yang terseret arus saat memancing di Sungai Lembeyan pada Sabtu (15/3), masih belum membuahkan hasil.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari pemerintah, relawan, dan masyarakat setempat terus menyisir area sungai dengan harapan menemukan korban.
Koordinator Basarnas Pos SAR Trenggalek Nanang Pujo Prasetiyo menyatakan bahwa pencarian hari pertama melibatkan 80 personel yang terbagi dalam tiga tim besar.
Radius pencarian mencakup 8,5 kilometer dari titik awal hingga muara Bengawan. Namun, hingga sore hari, hasilnya masih nihil.
‘’Pencarian dimulai sejak pukul 08.00 hingga 16.00. Namun, karena ada informasi hujan deras di hulu, kami harus menghentikan sementara demi keselamatan tim SAR. Debit air meningkat dan berisiko bagi tim yang bekerja di area hilir,’’ ungkap Nanang.
Pencarian akan dilakukan selama tujuh hari dengan evaluasi berkala.
Baca Juga: KPK Bongkar Suap Proyek PUPR Kabupaten OKU: Enam Pejabat dan Pengusaha Ditahan
Jika dalam waktu tersebut korban belum ditemukan, keputusan lebih lanjut akan dibahas bersama pihak keluarga dan tim SAR.
Metode susur sungai manual digunakan mengingat karakteristik sungai yang memiliki debit air tinggi saat hujan, namun cepat surut dengan pendangkalan signifikan saat cuaca cerah.
‘’Hari ini kami maksimalkan pencarian hingga Tempuran. Besok (Senin, hari ini), kami perluas area hingga Bengawan menggunakan perahu bermesin,’’ ujarnya. (ril/naz)
Editor : Mizan Ahsani