MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Arah pembangunan Magetan tahun depan mulai dirancang. Penyusunan dilakukan melibatkan sejumlah stakeholder melalui proses Musrenbang RKPD 2026 di Pendapa Muda Surya Graha, kemarin (25/3).
Tema yang diusung adalah Akselerasi Pembangunan Unggulan Daerah untuk Mendorong Pertumbuhan yang Berkualitas dan Berkelanjutan.
’’Forum ini sangat strategis karena menjadi wadah menyelaraskan arah pembangunan Kabupaten Magetan lima tahun mendatang,’’ ujar Pj Bupati Magetan Nizhamul.
Dia menyebut dari hasil evaluasi pembangunan tahun lalu, sebenarnya sudah banyak kemajuan.
Tetapi masih ada tantangan di beberapa sektor yang mesti diperhatikan. Hal itu dibuktikan dengan masih banyaknya usulan pembangunan infrastruktur desa dalam pokok pikiran (pokir) DPRD.
Dari total 785 pokir, sebagian besar masih berfokus pada infrastruktur. Ke depan, pihaknya mendorong agar arah pokir mulai bergeser ke sektor pemberdayaan ekonomi.
’’Kami ubah pola pikir. Jangan hanya infrastruktur, tapi perbanyak pengembangan UMKM. Karena roda ekonomi masyarakat ada di sana,’’ kata Nizhamul.
Sementara itu, Kepala Bappeda Litbang Magetan Elmy Kurnianto Widodo menegaskan bahwa musrenbang kali ini khusus untuk RKPD 2026.
Hal ini berbeda dengan daerah lain yang menggabungkan Forum Konsultasi Publik (FKP) RPJMD 2025–2029, lantaran Magetan masih berproses pasca PSU Pilkada.
’’Hasil Musrenbang sementara mencatat ada 195 usulan dari tingkat kecamatan. Mayoritas didistribusikan ke dinas PMD,’’ ujar Elmy.
Dari total 785 usulan yang masuk melalui SIPD, sebagian besar bersifat kebutuhan infrastruktur publik berbasis desa. Namun, sektor UMKM masih belum dominan.
’’Ini menunjukkan bahwa usulan yang masuk masih berbasis kebutuhan riil masyarakat desa. Harapannya, nanti bisa lebih berimbang dengan pemberdayaan ekonomi seperti UMKM,’’ paparnya.
Elmy juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara eksekutif dan legislatif agar semua kepentingan yang diusulkan benar-benar mengakomodasi kebutuhan masyarakat.
’’RKPD ini diharapkan bisa menjawab isu-isu utama di tengah masyarakat. Semoga kolaborasi ini mampu memberi solusi konkret bagi Magetan,’’ harapnya. (ril/her/*)
Editor : Mizan Ahsani