Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Sungai Ulo Meluap, Ratusan Warga Magetan di Enam RT Terdampak Banjir

Aprilita Sari • Minggu, 30 Maret 2025 | 00:56 WIB
Banjir menggenangi permukiman warga hingga memutus akses jalan di Desa Jajar, Kartoharjo, Magetan. FOTO: APRILITA SARI/RADAR MAGETAN
Banjir menggenangi permukiman warga hingga memutus akses jalan di Desa Jajar, Kartoharjo, Magetan. FOTO: APRILITA SARI/RADAR MAGETAN

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun - Lebaran tinggal menghitung hari, namun warga Desa Jajar, Kecamatan Kartoharjo, Magetan, harus berjibaku dengan banjir.

Luapan Sungai Ulo sejak Sabtu pagi (29/3) merendam akses jalan dan permukiman.

Tak sedikit warga yang gagal nyekar maupun ater-ater makanan karena jalan desa berubah jadi sungai dadakan.

’’Sebenarnya saya mau nyekar, tapi jalan menuju makam tergenang banjir. Kata warga, makamnya juga ikut terendam. Akhirnya saya putar balik,’’ ujar Zainal, salah satu warga yang ditemui di lokasi.

Rizka Ayu, warga setempat, mengatakan air mulai masuk ke desanya sekitar pukul 09.00 WIB.

Air berasal dari luapan Sungai Ulo setelah hujan deras mengguyur wilayah hulu sejak Jumat malam.

’’Saya sampai jalan kaki ambil paket karena kendaraan tidak bisa lewat. Sampai sore, air sudah setinggi lutut orang dewasa,’’ ucapnya.

Petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Magetan, Sudarsono, menyebut air sempat meluap sejak pukul 06.00 pagi, namun baru sekitar pukul 09.00 aliran air masuk cepat dan merendam permukiman.

’’Kami sudah lakukan penyisiran. Air tercatat merendam tujuh sampai delapan rumah dengan ketinggian hingga 80 sentimeter,’’ bebernya.

Total ada enam RT dan dua RW yang terdampak dengan estimasi sekitar 500 warga mengalami gangguan akses jalan.

Sudarsono menambahkan, banjir dipicu curah hujan tinggi dan merata sejak Jumat (28/3) malam yang membuat debit air Sungai Ulo meluap.

Meski begitu, belum ada warga yang dievakuasi. ’’Alhamdulillah belum perlu didirikan posko. Kami tetap lakukan pemantauan intensif. Kalau tidak hujan deras lagi, air dipastikan surut,’’ pungkasnya. (ril/her)

Editor : Hengky Ristanto
#bpbd #magetan #Sungai Ulo #banjir