MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Sebuah balon udara tak dikenal asal-usulnya tersangkut di saluran kabel listrik di Kelurahan Sukowinangun, Kecamatan Magetan, Sabtu pagi (6/4).
Peristiwa itu menyebabkan aliran listrik di sejumlah wilayah di Magetan padam.
“Balon udara yang menyangkut di kabel sempat memadamkan listrik di wilayah Sugihrejo, Kecamatan Kawedanan, hingga Kecamatan Takeran,” terang Tim Leader Teknik PLN Magetan, Tri Brata.
Ia menyebut, total ada sekitar 80 gardu trafo dengan 20.738 pelanggan yang terdampak. Namun, pemadaman tidak berlangsung lama.
“Setelah balon udara berhasil dievakuasi, listrik kembali normal. Gangguan hanya berlangsung sekitar 15 menit,” imbuhnya.
Tri mengimbau warga untuk tidak lagi menerbangkan balon udara, mengingat aktivitas tersebut dilarang undang-undang dan berpotensi membahayakan fasilitas umum, terutama jaringan listrik.
“Kalau sampai jaringan padam, masyarakat juga yang paling dirugikan,” tegasnya.
Tak hanya listrik, insiden ini juga berdampak pada layanan air bersih. Sebanyak 60 pelanggan Perumdam Lawu Tirta sempat mengalami gangguan distribusi air.
“Gangguan air bersih terjadi sekitar 30 menit akibat padamnya listrik. Tapi sekarang sudah kembali normal,” jelas Direktur Teknik Perumdam Lawu Tirta, Agung Darmadi. (ril/her)
Editor : Hengky Ristanto