Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Momen Libur Lebaran Idul Fitri Berakhir, Volume Sampah di TPA Milangasri Magetan Naik 

Aprilita Sari • Kamis, 10 April 2025 | 23:05 WIB
MENUMPUK: Sampah rumah tangga yang masuk ke TPA Milangasri Magetan meningkat hingga 3,1 ton selama Lebaran Idul Fitri 2025.
MENUMPUK: Sampah rumah tangga yang masuk ke TPA Milangasri Magetan meningkat hingga 3,1 ton selama Lebaran Idul Fitri 2025.

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun -  Momen Lebaran Idul Fitri 2025 sudah berlalu sekitar sembilan hari. Volume sampah rumah tangga naik tajam.

Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan (DLHP) Magetan mencatat, produksi sampah selama periode 28 Maret–8 April naik sekitar 7,1 persen dibandingkan perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun lalu.

Selain dari rumah tangga, kenaikan jumlah sampah itu juga dihasilkan dari tempat wisata seperti Telaga Sarangan yang padat pengunjung selama libur Lebaran Idul Fitri.

Rata-rata timbulan atau jumlah sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Milangasri tercatat 46,87 ton per hari. Padahal, tahun lalu hanya 43,77 ton per hari.

"Peningkatan paling besar terjadi di kawasan Kecamatan Magetan (kota),’’ ungkap Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3) DLHP Magetan Eny Purwanti, Rabu 9 April 2025.

Sampah terbanyak berasal dari sisa makanan (40 persen), disusul residu 30 persen, plastik 20 persen, serta potongan kayu dan bongkaran bangunan 10 persen.

Eny mengungkapkan jika volume sampah wilayah luar Kecamatan Magetan masih tergolong normal.

Selain kawasan permukiman warga di Kecamatan Magetan, pasar dan tempat wisata juga jadi lokasi penyumbang terbesar.

Di Pasar Sayur Magetan, jumlah timbulan sampah mencapai 2,85 ton per hari, naik tipis dibandingkan tahun lalu sebesar 2,81 ton.

Sedangkan, kawasan Sarangan masih tercatat sebagai penyumbang tertinggi dengan 5,6 ton per hari selama libur Lebaran Idul Fitri.

Eny mengakui pihaknya menghadapi sejumlah kendala, salah satunya kondisi TPA Milangasri yang kian kritis.

Bila tak segera diintervensi dengan teknologi pengolahan dan pemilahan di sumber, operasional TPA terancam berhenti dalam dua bulan mendatang.

’’Kami berharap masyarakat bisa lebih bijak dalam mengelola sampah. Instruksi Bupati Nomor 1 Tahun 2019 tentang pemilahan sampah dari sumber harus dijalankan secara konsisten,’’ pungkasnya. (ril/her)

Editor : Budhi Prasetya
#TPA Milangasri #magetan #idul fitri #libur lebaran #sampah #telaga sarangan