Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Pemkab Magetan Bagikan Batik Gratis untuk Calon Jemaah Haji, Motifnya Kakbah

Aprilita Sari • Jumat, 18 April 2025 | 15:00 WIB
Pakaian batik yang dikenakan CJH dari Magetan diproduksi oleh sembilan UMKM dengan pembiayaan bersumber dari APBD. FOTO: AJI PUTRA/JAWA POS RADAR MADIUN
Pakaian batik yang dikenakan CJH dari Magetan diproduksi oleh sembilan UMKM dengan pembiayaan bersumber dari APBD. FOTO: AJI PUTRA/JAWA POS RADAR MADIUN

 

Jawa Pos Radar Magetan – Pakaian batik calon jemaah haji (CJH) Magetan bakal diseragamkan.

Ini seiring rencana pemkab membagikan kain batik gratis kepada para CJH yang akan berangkat ke Tanah Suci nanti.

Kain tersebut bukan sekadar buah tangan, melainkan hasil karya perajin lokal yang diberdayakan melalui APBD.

Kabag Kesra Setda Magetan Permadi Bagus Darmawan menyebut, program ini rutin dilakukan tiap tahun.

Selain sebagai bentuk dukungan terhadap ibadah haji, juga sekaligus sarana promosi batik khas Magetan ke kancah internasional.

’’Substansinya untuk memberdayakan UMKM lokal. Proses pengadaan juga melalui e-Katalog,’’ ujar Permadi, Jumat (18/4).

Tahun ini, pemkab menyiapkan sekitar 400 lembar kain batik. Jumlah itu mengacu pada estimasi 338 jemaah dan pendamping haji dari Magetan.

Namun, jika terjadi penambahan kuota cadangan, kain batik akan disusulkan.

’’Total anggaran sekitar Rp 200 juta untuk 600 kain. Kalau ada sisa akan disesuaikan di PAK,’’ ungkapnya.

Penyaluran kain batik dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan manasik haji di Kemenag Magetan.

Pemkab menyerahkan kain ke Paguyuban Batik Magetan, kemudian didistribusikan kepada perajin untuk diproduksi secara kolektif.

Ketua Paguyuban Batik Magetan Anggi Putra menjelaskan, motif batik tahun ini mengangkat simbol khas Magetan.

Antara lain motif lemahan berpadu aksara Jawa bertuliskan "Magetan", cecek pitulungan berwarna putih, dan siluet Kakbah sebagai lambang cahaya spiritual.

’’Juga ada motif bambu sebagai identitas lokal,’’ jelas Anggi.

Sebanyak sembilan UMKM batik terlibat dalam proyek ini.

Yakni Jero, Nawangsari Ij, Ceplok Sekarjingga, Aswangga Kepuh, Kembang Rawe, Langit Makmur, Pujangga Radja, Sukowijoyo, dan Lza Batik.

’’Pengerjaan dilakukan sekitar satu bulan, sekarang kain sudah kami serahkan ke Bagian Kesra,’’ pungkas Anggi. (ril/her)

Editor : Hengky Ristanto
#batik #kakbah #cjh #Calon Jemaah Haji #Pemkab Magetan