Jawa Pos Radar Madiun – Mesin ATM BNI yang berada di dalam sebuah minimarket kawasan Kelurahan Mangge, Kecamatan Barat, Magetan, dibobol maling.
Aksi pencurian itu baru diketahui Senin pagi (2/6) saat pegawai hendak membuka toko. Dugaan sementara, kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Pegawai minimarket, Sandy Priyo Sansoko, menjadi orang pertama yang menemukan kondisi mencurigakan.
“Dari luar terlihat plafon ambrol dan barang berserakan. Saat masuk, mesin ATM sudah rusak dan terbuka,” ujarnya.
Sandy langsung mengirimkan foto kondisi dalam toko ke atasannya dan diminta melapor ke polisi.
Di lokasi, ditemukan alat-alat yang diduga digunakan pelaku, termasuk tabung gas dan oksigen.
Tempat penyimpanan uang di dalam ATM juga tampak sudah dijebol.
Kasi Humas Polres Magetan Iptu Agus Rianto membenarkan peristiwa tersebut.
Setelah menerima laporan, tim dari Polsek Barat, Unit Satreskrim, Tim Inafis, dan SPKT Polres Magetan langsung melakukan olah TKP.
“Kami juga mendatangkan Unit Satwa K-9 dari Polres Jombang untuk melacak jejak pelaku,” terangnya.
Dugaan awal, pelaku masuk melalui plafon dengan bantuan tangga kayu yang ditemukan di belakang toko.
Mesin ATM diduga dibuka dengan las.
“Ini masih tahap penyelidikan. Nilai kerugian masih menunggu keterangan dari pihak bank,” imbuhnya.
Polisi kini fokus mengumpulkan bukti dan melacak pelaku yang masih buron.
“Butuh waktu untuk mengungkap seluruhnya karena ini kasus baru,” pungkas Agus. (ril/her)
Editor : Hengky Ristanto