Jawa Pos Radar Madiun – Tim futsal Magetan tengah menapaki fase krusial persiapan menuju ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX/2025.
Sebanyak 18 atlet binaan Asosiasi Futsal Kabupaten (Afkab) Magetan kini latihan intensif sebagai langkah antisipatif menghadapi lawan-lawan berat yang menanti di babak grup.
Pelatih kepala tim Alfian Adistya menyebut latihan digelar dengan pola empat kali pertemuan setiap pekan.
Dua hari di antaranya dijalani dua kali sehari (pagi dan sore), sedangkan dua hari lainnya dilakukan satu kali saja.
‘’Latihan pagi lebih fokus ke penguatan otot. Sementara sesi sore digunakan untuk teknik dan taktik permainan,” ungkap Alfian, Jumat (13/6).
Persiapan serius ini tak lepas dari perubahan sistem kompetisi Porprov.
Untuk kali pertama, babak pra diberlakukan bagi cabang olahraga futsal.
Dalam kualifikasi yang digelar di Tuban, Magetan tampil meyakinkan dengan menumbangkan Bojonegoro, Ponorogo, dan tuan rumah Tuban hingga keluar sebagai juara grup.
Tak hanya itu, tim futsal Magetan juga mengukur kemampuan lewat uji coba melawan tim Porprov dari Bantul dan Kota Yogyakarta.
Hasilnya pun impresif, menang dengan skor 7-4 dan 5-1.
‘’Uji coba ini jadi pemanasan penting, sekaligus modal kepercayaan diri sebelum terjun ke fase utama Porprov,” imbuhnya.
Meski tampil solid sejak pra, tantangan justru berat di fase grup.
Magetan tergabung di grup yang disebut-sebut sebagai grup neraka bersama tim-tim elite seperti Kota Surabaya, Kota Malang (tuan rumah), dan Kota Gresik.
“Kami sadar betul akan kekuatan lawan. Tapi target kami realistis, bisa menang lawan salah satu tim, Gresik atau Malang,” tegas Alfian.
Pada Porprov 2023 lalu, Magetan finis di posisi empat besar. Kini, target ditingkatkan.
‘’Kami ingin menembus final. Setidaknya bisa masuk tiga besar. Tahun ini harus lebih baik dari sebelumnya,” pungkas Alfian. (ril/naz)
Editor : Mizan Ahsani