Jawa Pos Radar Madiun – Komitmen SMK Yosonegoro Magetan untuk mencetak lulusan yang siap kerja kian nyata.
Sekolah menengah kejuruan ini menjalin kerja sama strategis dengan belasan perusahaan nasional, guna memastikan para siswa memiliki keterampilan dan koneksi langsung ke dunia industri.
Kerja sama ini dikawal langsung Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Yosonegoro dan mencakup pelatihan, magang industri, hingga rekrutmen karyawan secara langsung.
Baca Juga: Wujudkan Transformasi Digital Pendidikan, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan Education Changemaker
“Kerja sama ini menjadi jembatan penting antara dunia pendidikan dan dunia industri. Kami ingin lulusan tidak hanya terampil, tetapi juga punya akses langsung ke dunia kerja,” ujar Kepala SMK Yosonegoro Magetan, Muh Amien, Rabu (12/6).
Kesebelas mitra meliputi Mikrotik Academy, PT Astra Daihatsu Motor, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, PT Nitro Pratama Indonesia, Yayasan Toyota dan Astra, PT CHEMCO Harapan Nusantara, Citicon Bata Ringan, Chimender, PT Bambang Djaja, PT Polytron, dan Maspion IT.
“Kami juga rutin bekerja sama untuk tes rekrutmen karyawan langsung dari perusahaan,” imbuh Amien.
SMK Yosonegoro memiliki delapan jurusan unggulan yang disesuaikan dengan tren kebutuhan tenaga kerja.
Di antaranya Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Kriya Kulit, Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan, Teknik Audio Video, Teknik Sepeda Motor, Teknik Pemesinan, Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, dan Teknik Komputer dan Jaringan.
Kerja sama yang masif tersebut berbuah penghargaan Best Collaboration Project dalam ajang Radar Madiun Education Awards 2025.
‘’Kami merancang kolaborasi dengan berbagai perusahaan untuk memperkuat kompetensi siswa agar sesuai kebutuhan industri terkini,’’ pungkasnya. (ebo/naz/*)
Editor : Mizan Ahsani