Jawa Pos Radar Madiun – SMAN 3 Magetan menjadi gudang prestasi non-akademik. Bagaimana tidak, lembaga pendidikan itu punya lebih dari 20 ekstrakurikuler aktif.
Puluhan juara dari berbagai bidang diraih sepanjang tahun ajaran 2024–2025.
Dari lomba sains, seni, hingga olahraga, siswa Smaga tampil kompetitif baik di tingkat kabupaten, provinsi, bahkan nasional.
Kepala SMAN 3 Magetan Riful Hamidah mengatakan, para siswa ditarget tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga tampil cemerlang di kegiatan ekstrakurikuler.
Hal tersebut upaya mencetak siswa multitalenta.
“Kami percaya, karakter, disiplin, dan kreativitas siswa dapat dibentuk secara maksimal lewat kegiatan di luar kelas,” ujarnya.
Ragam kegiatan ekstrakurikuler yang ditawarkan meliputi pramuka, palang merah remaja, pecinta alam, jurnalistik dengan majalah sekolah BARA.
Selain itu, English Conversation Club dan Cyber Hack Organization.
Ada pula futsal, bola voli, pencak silat, basket, dan panjat tebing yang rutin mengasah daya saing dan sportivitas siswa.
Prestasi yang diraih bukan sembarangan. SMAN 3 Magetan memborong gelar dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN).
Mulai dari juara 2 Astronomi tingkat provinsi hingga 10 besar nasional di bidang fotografi.
Di level kabupaten, para siswanya juga juara dalam lomba menyanyi solo, tari kreasi, monolog, dan fisika-biologi.
“Setiap kemenangan adalah hasil kerja keras siswa dan pembina yang kami fasilitasi secara penuh,” tegas Riful.
Khusus ekstrakurikuler pencak silat, moncer di kejuaraan tingkat Jawa-Bali dan Kota Pendekar Martial Arts Championship.
Tak hanya soal teknik tanding, tetapi juga seni tunggal. Sejumlah siswa juga berhasil terpilih sebagai Duta Pelajar Anti Narkoba dan Putri Pelajar Jawa Timur.
Di bidang seni, ekskul tari SMAN 3 Magetan rutin tampil dalam acara resmi Pemkab Magetan, termasuk upacara kenegaraan dan penyambutan tamu penting.
“Semua siswa punya potensi, dan tugas kami memastikan mereka mendapat ruang untuk berkembang seluas-luasnya,” pungkasnya. (chi/cor/*)
Editor : Mizan Ahsani