Jawa Pos Radar Magetan – Gaya hidup sehat kian diminati masyarakat.
Di Magetan, tren itu tumbuh berkat geliat Komunitas Playon Magetan.
Komunitas pelari yang awalnya hanya beranggotakan 20–30 orang ini kini berkembang pesat.
Setiap sesi latihan diikuti 80 hingga 100 peserta dari berbagai kalangan usia.
Bripka Dergan, Humas Playon Magetan, menyebut latihan digelar dua kali dalam sepekan.
Lokasinya bergantian antara Alun-Alun Magetan pada Jumat malam dan Stadion Magetan saat Minggu pagi.
“Terbuka untuk siapa saja, dari anak-anak sampai orang tua,” ujarnya.
Playon Magetan tidak hanya fokus pada olahraga, tapi juga membangun solidaritas sosial.
Kegiatan ini memberikan manfaat kesehatan fisik dan mental sekaligus memperkuat jejaring antarwarga.
‘’Banyak peserta jadi lebih semangat berolahraga karena suasananya menyenangkan dan saling mendukung,’’ imbuhnya.
Komunitas ini juga berperan mendukung pelaku usaha kecil.
Mereka kerap menjadikan lokasi UMKM lokal sebagai titik kumpul latihan demi meningkatkan eksposur usaha tersebut.
“Ini bagian dari kontribusi kami untuk mendorong ekonomi lokal,” tambah Dergan.
Tak berhenti di situ, Playon Magetan turut memberi ruang bagi anak-anak berbakat untuk menekuni olahraga lari lebih serius.
“Ada pembinaan khusus bersama pelatih. Bahkan kami kirim perwakilan ke Porprov Jatim IX 2025 di Malang,” jelasnya.
Komunitas ini mendapat dukungan pemerintah daerah dalam bentuk penyediaan fasilitas umum yang ramah pelari.
Termasuk jalur aman dan pencahayaan memadai di lokasi latihan.
“Juga kemudahan perizinan untuk kegiatan komunitas,” tandasnya. (ril/her)
Editor : Hengky Ristanto