Jawa Pos Radar Madiun – Persemag U17 memastikan diri melaju ke babak 32 besar Piala Soeratin U17 PSSI Jatim 2025.
Di klasemen akhir Grup K, Persemag U17 menduduki posisi runner-up dengan poin sama seperti Persibo Bojonegoro, yakni 10 poin, namun kalah selisih gol.
Tim muda asal Magetan itu tampil konsisten tanpa kekalahan selama babak penyisihan di Bojonegoro.
Kini, mereka bersiap menghadapi tuan rumah Banyuwangi Putra U17 pada babak gugur yang dijadwalkan berlangsung Minggu (20/7) di Stadion Diponegoro, Banyuwangi.
Ketua Askab PSSI Magetan, Sujatno, mengapresiasi perjuangan tim.
Ia menilai semangat gotong royong dari pemain, pelatih, dan ofisial menjadi kunci keberhasilan Persemag U17 menembus babak selanjutnya.
‘’Kami mohon doa restu seluruh masyarakat Magetan. Semoga diberi kemudahan dan bisa terus melangkah,” kata Sujatno saat melepas tim dari Lapangan Tinap, Sukomoro, Jumat (18/7).
Perjalanan menuju Banyuwangi tentu bukan hal mudah.
Banyuwangi Putra merupakan juara Grup L dengan catatan tak terkalahkan dan produktivitas gol tertinggi.
Namun, Sujatno meminta para pemain untuk tetap percaya diri dan bermain lepas.
‘’Meski lawannya tuan rumah, kami tekankan bermainlah dengan fair play, jangan gentar. Yang utama adalah pengalaman untuk pemain muda,” ujarnya.
Sujatno mengungkap bahwa agenda pembinaan usia dini terus berlanjut.
Tahun ini, Persemag akan memutar kompetisi kelompok usia 13 dan 15 tahun. Para juara dari tiap kelompok umur akan dikirim ke level provinsi.
Namun, Sujatno menyayangkan minimnya dukungan dari Pemkab Magetan.
‘’Kami sudah ajukan proposal ke Pemkab, tapi belum ada respon. Untuk saat ini, semuanya dijalankan secara gotong royong dan dana mandiri dari Askab,” bebernya. (ril/naz)
Editor : Mizan Ahsani