Jawa Pos Radar Magetan – Jalan penghubung Bendo–Maospati yang bergelombang dan berlubang akan diperbaiki tahun ini.
Dananya bersumber dari APBN sekitar Rp 21 miliar. Panjang pekerjaan lima kilometer.
Kepala DPUPR Magetan Muhtar Wakid menyebut program ini masuk Inpres Jalan Daerah (IJD).
Dari tiga usulan, hanya Bendo–Maospati yang disetujui Kementerian PUPR.
“Beberapa waktu lalu saya sudah tanda tangan pengesahannya. Persentase untuk disetujui sepertinya lebih besar di jalur Bendo–Maospati senilai Rp 21 miliar itu,” ujarnya.
Ruas yang dikerjakan mulai Jembatan Bendo hingga Totok, dekat Jalan Raya Maospati.
Sebelumnya, sudah dilakukan pembersihan utilitas dan penebangan pohon di sepanjang jalur.
Muhtar menambahkan ada ruas lain yang mendesak.
Antara lain jembatan Goranggareng–Semawur dan Dermo–Bendo.
“Kalau dari Goranggareng ke Semawur jalannya sudah halus. Tapi dari jembatan Goranggareng ke utara perlu diperbaiki dan dilebarkan. Sementara perbaikan jembatan Dermo–Bendo nanti kami alokasikan lewat APBD,” terangnya. (ril/her)
Editor : Hengky Ristanto