Jawa Pos Radar Magetan – Misteri perampokan bersenjata di minimarket Jalan Raya Solo–Maospati akhirnya terungkap.
Polisi menangkap dua dari empat pelaku di Jakarta Selatan, sementara dua lainnya masih dalam pengejaran.
Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menyebut aksi ini bagian dari kejahatan berantai.
“Selain di Magetan, pelaku juga beraksi di Nganjuk, Lamongan, Tuban, hingga Rembang, Jateng. Berkat kerja sama tim gabungan, dua pelaku berhasil kami amankan,” ujarnya, Selasa (23/9).
Perampokan terjadi Kamis (4/9) pukul 04.30. Tiga pelaku masuk dengan penutup wajah dan diduga membawa air soft gun.
Mereka menodongkan senjata, menembakkan dua kali ke lantai, memukul karyawan Reza Nur Setyawan (21) hingga luka, lalu memaksa pegawai membuka brankas.
Kawanan itu membawa kabur Rp 15 juta plus uang kasir.
Sebelum kabur, tangan karyawan diikat dengan tali rafia.
Identitas pelaku terungkap usai penyelidikan intensif.
Senin (15/9), tersangka Sudarsono ditangkap di rumahnya di Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Selasa (16/9), Heri Kiswantoro alias Pekel dibekuk di kos kawasan Jagakarsa.
“Mereka berasal dari Jakarta, pekerjaannya serabutan. Motif sementara karena faktor ekonomi. Uang hasil rampokan masih didalami penyidik,” terang Erik.
Penyidikan melibatkan Ditreskrimum Polda Jatim dan Satreskrim Polres Magetan karena kasus lintas wilayah.
“Kami dalami peran tiap pelaku dan pastikan senjata yang digunakan,” tandasnya. (ril/her)
Editor : Hengky Ristanto