Jawa Pos Radar Madiun - Magetan terus bertransformasi di bawah kepemimpinan Bupati Nanik Endang Rusminiarti.
Visi pembangunan 2025–2029 menempatkan peningkatan investasi sejajar dengan penguatan ekonomi kreatif, pariwisata, kewirausahaan, dan perluasan lapangan kerja.
Capaian tersebut membuat Radar Madiun memberikan penghargaan Transformative Leader kepadanya.
Bupati perempuan pertama Magetan itu menegaskan bahwa iklim investasi adalah kunci pertumbuhan ekonomi.
‘’Investasi harus diprioritaskan karena sangat berpengaruh terhadap laju ekonomi daerah,’’ ujar Nanik Endang Rusminiarti.
Magetan dinilai punya daya tarik lengkap: daerah aman, sarana transportasi memadai, pasokan listrik stabil, lahan siap pakai, UMK kompetitif, dan tenaga kerja tersedia.
Pemkab juga mempermudah perizinan dengan peta peluang investasi dan regulasi insentif.
‘’Kami jaga sinergi dengan Forkopimda dan masyarakat agar Magetan selalu kondusif sebagai rumah investasi yang aman,’’ tegas Nanik.
Capaian investasi cukup menggembirakan. Dari target Rp 700 miliar tahun ini, hingga Agustus realisasi sudah Rp 583 miliar atau 83 persen target setahun.
Bahkan, capaian tersebut sudah 116 persen dari target Agustus.
Untuk mempercepat layanan, Pemkab meluncurkan inovasi perizinan seperti Pepeling (Pelayanan Perizinan Keliling), La-Zik (Layanan Antar Izin Khusus), Weekend Service, tanda tangan digital Jempol Peri, dan aplikasi Sippintar yang bisa diakses dari gawai.
‘’Semua inovasi ini kami hadirkan untuk mempercepat dan memudahkan pelayanan investasi," kata Nanik.
Kami ingin Magetan tumbuh inklusif, UMKM berkembang, dan tenaga kerja terserap maksimal,’’ pungkasnya. (ebo/naz/ser)
Editor : Andi Chorniawan