Jawa Pos Radar Magetan – Hujan ringan–sedang Selasa dini hari (30/9) memicu longsor di Dukuh Tulung, Desa Ringinagung, Kecamatan Magetan.
Material lereng di belakang rumah menghantam tembok milik Warsito, 33, hingga roboh.
Petugas Pusdalops-PB BPBD Magetan Nino Pratikta menyebut kejadian sekitar pukul 03.00.
“Dimensi longsoran panjang enam meter, tinggi dua meter,” katanya, Rabu (1/10).
Tembok dapur–kamar mandi sepanjang enam meter dan tinggi tiga meter jebol diterjang longsoran.
Tidak ada korban jiwa. Pemilik rumah menanggung kerugian material.
Usai kejadian, keluarga dibantu warga menyingkirkan material dan memasang terpal untuk antisipasi susulan.
BPBD menerima laporan Rabu siang.
Tim Reaksi Cepat bersama TNI, Polri, dan perangkat kecamatan–desa melakukan asesmen, pendataan, serta pemasangan terpal di titik rawan.
“Kami pastikan area lebih aman,” ujar Nino.
BPBD mengimbau warga di kawasan rawan meningkatkan kewaspadaan.
Tanda bahaya yang perlu diwaspadai: retakan tanah atau dinding, pohon/tiang mendadak miring, air keruh keluar dari celah tanah, dan suara gemuruh dari lereng.
“Jika tanda itu muncul, segera jauhi lokasi dan hentikan aktivitas di sekitar lereng, terutama saat atau setelah hujan deras,” tambahnya.
Masyarakat diminta memantau informasi cuaca resmi BMKG/BPBD serta menyiapkan tas darurat berisi dokumen penting dan kebutuhan mendesak.
“Mari tingkatkan kewaspadaan dan jaga keselamatan bersama,” pungkasnya. (ril/her)
Editor : Hengky Ristanto