Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Bawa Pulang Tiga Penghargaan di Malaysia, 9 Siswa SMP IIS PSM Magetan Juara Dunia Robotik

Aprilita Sari • Jumat, 10 Oktober 2025 | 02:28 WIB
CHAMPIONS: Para siswa SMP IIS PSM Magetan berswafoto bareng setelah berhasil menjuarai kompetisi robotik tingkat dunia di Malaysia.
CHAMPIONS: Para siswa SMP IIS PSM Magetan berswafoto bareng setelah berhasil menjuarai kompetisi robotik tingkat dunia di Malaysia.

Jawa Pos Radar Madiun – Sembilan siswa SMP Islamic International School (IIS) Pesantren Sabilil Muttaqien Magetan mengharumkan nama daerah di kancah internasional.

Mereka berhasil meraih juara dalam ajang 15th World Robotic for Peace Students Conference & E-Sport Tournament 2025 yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 3–6 Oktober 2025.

Para pelajar itu bersaing dengan peserta dari berbagai negara, seperti Malaysia, Filipina, dan Singapura.

Mereka dibimbing dua guru pendamping, Neni Indah Astuti dan Asrofi Maksum, serta dibagi menjadi tiga tim sesuai kategori lomba.

Hasilnya, tim IIS Magetan sukses membawa pulang tiga penghargaan internasional sekaligus.

Antara lain, Soccer Category: 2nd Best Score dan 2nd Best Participant; Sumo Category: 1st Best Strategies; dan Legged Robot Category: 2nd Best Participant.

Sembilan siswa yang berprestasi tersebut terdiri atas Hijjazi Atsalia Winarto, Nathania Azalia Callysta, Abrisam Fadhil Wicaksono, Alisha Elvina Putri, Zidan Fauzi Maulana Sutrisno.

Selain mereka, ada Adam Ataya Ansela Nurazzam, Bima Shankara Premaswara, Kayyisa Ghania Athaillah Ahmad, dan Nabila Alisha Emery.

Salah satu peserta, Adam Ataya Ansela Nurazzam, menceritakan perjuangan mereka.

’’Kami latihan satu-dua bulan sebelum berangkat. Lawan terberat dari Malaysia dan Singapura karena level internasional lebih kompetitif. Tapi, Alhamdulillah kami bisa bersaing,’’ ujarnya.

KOMPETITIF: Siswa SMP IIS PSM Magetan harus bersaing ketat dengan para peserta dari berbagai negara lainnya.
KOMPETITIF: Siswa SMP IIS PSM Magetan harus bersaing ketat dengan para peserta dari berbagai negara lainnya.

Sementara itu, Hijjazi Atsalia Winarto mengungkapkan bahwa nilai kedisiplinan dan budaya tertib yang diterapkan di sekolah membantu mereka beradaptasi selama lomba.

’’Kami terbiasa dengan nilai disiplin dan komunikasi dalam bahasa Inggris. Jadi bisa berbaur dengan peserta lain,’’ katanya.

Kepala SMP IIS PSM Magetan Immas Metika Alfa Lutfiananda mengaku bangga dengan capaian siswanya.

’’Kami memberangkatkan tiga tim ke Malaysia dan semuanya pulang membawa juara. Ini kebanggaan besar bagi sekolah dan Magetan,’’ ujarnya.

Menurut Immas, ajang internasional itu menjadi bagian dari pengembangan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) di sekolah.

’’Anak-anak tidak hanya membuat robot, tapi juga belajar problem solving dengan teknologi. Ini bentuk penerapan kecerdasan artifisial di tingkat pelajar,’’ jelasnya.

Dia menegaskan, prestasi ini menunjukkan pelajar Magetan mampu bersaing secara global.

’’Kami ingin anak-anak tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tapi juga punya pengalaman internasional,’’ tuturnya.

Immas menambahkan, IIS Sabilil Muttaqien Magetan kini tengah membuka pendaftaran siswa baru untuk tahun ajaran 2026.

’’Kami ingin lebih banyak siswa Magetan yang tertarik pada sains dan teknologi,’’ pungkasnya. (ril/her/*)

Editor : Mizan Ahsani
#smp #magetan #juara #Penghargaan #robotik #malaysia #psm