Jawa Pos Radar Magetan – Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menegaskan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 wajib menjawab kebutuhan riil warga.
Penegasan itu disampaikan menanggapi pandangan umum fraksi DPRD dalam rapat paripurna, Kamis (9/10) lalu.
“RPJMD disusun terintegrasi dengan berbagai kajian strategis,” ujar Nanik.
Salah satu fokusnya penguatan kapasitas fiskal di tengah keterbatasan anggaran.
Belanja diarahkan pada kebutuhan wajib dan layanan dasar, sembari mengembangkan creative financing.
“Kuncinya optimalisasi BUMD, kerja sama dengan badan usaha, dan dukungan CSR,” lanjut bupati yang akrab disapa Nanik Sumantri itu.
Di pendidikan, pemkab menyiapkan beasiswa Rp 2 miliar bagi 291 mahasiswa kurang mampu pada 2025.
Di kesehatan, target Universal Health Coverage (UHC) ditetapkan tercapai akhir 2025, beriring penguatan kolaborasi percepatan penurunan stunting.
Nanik menambahkan, sektor lain turut mendapatkan atensi sesuai prioritas RPJMD lima tahun ke depan.
“Kami siap menyempurnakan dokumen agar benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto