Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Melukis Telaga Sarangan, SBY Ajak Seniman Dunia Bersatu Lawan Krisis Lingkungan

Aprilita Sari • Sabtu, 18 Oktober 2025 | 02:28 WIB
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melukis pemandangan Telaga Sarangan, Magetan.
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melukis pemandangan Telaga Sarangan, Magetan.

Jawa Pos Radar Madiun - Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), kembali memperlihatkan sisi humanisnya.

Dalam kunjungannya ke Kabupaten Magetan, Jumat (17/10), SBY melukis bersama para perupa Mageti Art dan mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) di tepi Telaga Sarangan yang sejuk dan indah.

Kegiatan itu menjadi jeda di tengah agenda utamanya mendukung LavAni Navy, klub bola voli yang akan berlaga di Grand Final Livoli Divisi Utama 2025 di GOR Ki Mageti.

Di sela kesibukannya, SBY menyalurkan hobinya dengan membaur bersama para seniman lokal.

“Saya melukis di Telaga Sarangan ini karena kegiatan seperti ini sangat penting untuk memastikan negara dan dunia kita semakin baik,” ujar SBY.

Menurutnya, dunia saat ini tengah menghadapi banyak tantangan besar seperti konflik, kekerasan, dan krisis lingkungan yang mengancam masa depan umat manusia.

“Kalau tidak ada gerakan penyeimbang, dunia tidak akan semakin damai. Bisa saja perang besar terjadi kembali seperti dulu. Kemiskinan tidak akan turun, bumi makin panas, dan bisa menuju kehancuran,” tuturnya.

Melalui seni dan budaya, SBY mengajak masyarakat dunia untuk membangun kembali rasa kemanusiaan serta kepedulian terhadap bumi.

“Agenda besar saya adalah memperjuangkan kerja sama global untuk mencegah krisis lingkungan dan peperangan. Dunia seni harus hidup kembali, karena seniman dan budayawan sejatinya peduli pada kehidupan dan kebaikan,” tegasnya.

SBY menuturkan bahwa dirinya mulai menekuni dunia lukis sejak 2 Mei 2021, dan pada 2 Mei 2026 mendatang genap lima tahun berkarya.

“Saya dulu jurusan matematika, tapi kini saya aktif di dunia seni, menulis puisi dalam bahasa Indonesia maupun Jawa, dan kini sedang menyusun novel. Karena itu, saya membentuk SBY Art Community, yang terbuka bagi siapa pun yang ingin berkarya dan berkontribusi untuk negeri ini,” ujarnya.

Baca Juga: Mengenal Sistem Single Payroll ASN, Langkah Kemenkeu Satukan Pembayaran Gaji dan Pensiun agar Lebih Efisien dan Transparan

Lukisan yang dibuatnya di Telaga Sarangan belum rampung sepenuhnya.

“Lukisan saya masih sekitar 60 persen karena tadi istirahat salat Jumat. Tapi saya akan selesaikan. Selain itu tadi saya juga membuat satu lukisan kecil yang sudah selesai,” kata SBY sambil tersenyum.

Selama proses melukis, warga sekitar terlihat antusias menyaksikan langsung. SBY bahkan sempat berinteraksi santai dengan mereka.

“Ada yang mau bantu menyelesaikan lukisan saya?” ucapnya sambil bercanda, disambut tawa warga yang mengaku tak bisa melukis. (ril/naz)

Editor : Mizan Ahsani
#SBY #melukis #magetan #livoli #sarangan #Lavani Navy