Jawa Pos Radar Magetan – Masyarakat Magetan diminta meningkatkan kewaspadaan.
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem 20–29 Oktober.
Perubahan cuaca mendadak berpotensi memicu hujan sedang–lebat disertai petir dan angin kencang.
“Masyarakat kami imbau agar waspada terhadap hujan deras disertai angin kencang dan petir, terutama di wilayah rawan longsor dan banjir luapan,” ujar Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan Eka Wahyudi.
Sepanjang Januari–Oktober 2025, BPBD mencatat 150 bencana: banjir luapan 6 kejadian, cuaca ekstrem 71 kejadian, tanah longsor 73 kejadian.
Ada 12 kejadian lain (tiga evakuasi dan pencarian pertolongan, sembilan evakuasi hewan).
“Tren bencana tahun ini didominasi cuaca ekstrem seperti angin kencang dan hujan deras yang menyebabkan pohon tumbang serta kerusakan ringan pada rumah warga,” tambah Eka.
Dengan intensitas hujan meningkat, warga diimbau tidak berlindung di bawah pohon saat hujan petir, memeriksa atap rumah, serta menjauhi tebing/lereng curam.
“Kesiapsiagaan masyarakat jadi kunci mengurangi risiko. Kami siagakan personel di setiap kecamatan untuk respons cepat,” pungkasnya. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto