Jawa Pos Radar Madiun – Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Lembaga Manajemen Infaq (LMI) menyalurkan bantuan modal usaha kepada keluarga miskin di Magetan.
Program ini menjadi bagian dari peringatan 30 tahun LMI sekaligus upaya memperluas manfaat dan kolaborasi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan berlangsung di Rumah Pemberdayaan Pintar LAZNAS LMI, Desa Dukuh, Kecamatan Bendo, pada Selasa (21/10).
Sebanyak sembilan keluarga penerima manfaat mendapatkan bantuan modal usaha senilai puluhan juta rupiah.
Bantuan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing, baik berupa dana maupun peralatan seperti spiner, setrika laundry, kompresor, cup sealer, meja lipat, kursi, dan oven.
Para penerima merupakan pelaku usaha mikro di berbagai bidang, mulai dari kuliner, laundry, servis sofa, pertanian, hingga olahan rumah tangga seperti keripik jamur dan kebab.
Selain modal usaha, mereka juga memperoleh pembekalan literasi keuangan agar mampu mengelola usahanya secara berkelanjutan dan mandiri.
Kepala Dinas Sosial Magetan Parminto Budi Utomo yang hadir dalam acara itu mengapresiasi langkah LMI sebagai mitra aktif pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat.
“LMI selalu menjadi mitra pemerintah dalam pengentasan kemiskinan. Upaya ini sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan yang tak hanya berorientasi material, tapi juga spiritual,” ujarnya.
Sementara itu, Rojabul Muhaimin, Expert Kemitraan LMI Jawa Timur, menyampaikan bahwa lembaganya menargetkan pengentasan kemiskinan bagi 2.500 jiwa secara nasional pada 2025, atau sekitar 1 persen dari target Kementerian Agama RI. Untuk wilayah Jawa Timur, targetnya mencapai 2.100 penerima manfaat.
“Program modal usaha ini menjadi langkah nyata meningkatkan taraf hidup keluarga miskin. Kami juga melakukan pendampingan usaha dan pembinaan keagamaan agar kesejahteraan tercapai secara seimbang,” jelas Rojabul.
Dengan langkah berkelanjutan tersebut, LMI menegaskan komitmennya menghadirkan solusi konkret dalam membangun kemandirian ekonomi umat serta mendukung program pemerintah menuju masyarakat yang sejahtera dan berdaya. (ebo/*)
Editor : Mizan Ahsani