Jawa Pos Radar Magetan – Tragedi terjadi di Embung Titang Krajan, Desa Baleasri, Kecamatan Ngariboyo, Minggu sore (9/11).
DK (16), pelajar kelas XI asal Desa Sendangagung, Kecamatan Plaosan, ditemukan tewas tenggelam saat mencari udang untuk umpan memancing.
“Proses evakuasi memakan waktu sekitar satu jam. Korban ditemukan pukul 17.30, berjarak sekitar 2–3 meter dari titik awal,” terang Petugas TRC BPBD Magetan Nanang Jatmiko Thohir, kemarin.
Nanang menambahkan, korban ditemukan menggunakan jangkar di kedalaman 3–5 meter.
Dari permukaan, air embung tampak dangkal, padahal bagian tengahnya cukup dalam.
“Saat ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia,” jelasnya.
Menurut saksi, sekitar delapan anak berada di lokasi saat kejadian.
Sebelum turun ke air, teman-teman DK sempat memperingatkan agar tidak nekat.
Namun korban tetap turun untuk mencari udang. Tak lama kemudian, tubuhnya hilang dari permukaan air.
Kapolsek Ngariboyo AKP Suparminto menyebutkan, hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda kekerasan.
“Penyebab kematian murni karena tenggelam. Jenazah sudah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” ujarnya.
BPBD mengimbau masyarakat, terutama anak-anak dan remaja, agar tidak berenang atau beraktivitas di embung tanpa pengawasan orang dewasa. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto