Jawa Pos Radar Madiun – Kabupaten Magetan kembali menorehkan prestasi membanggakan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan resmi mempertahankan penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori madya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).
Penghargaan tersebut diserahkan secara resmi oleh Pemprov Jawa Timur pada Jumat (21/11).
Plt Kepala DP2KBP3A Magetan, Benny Adrian, mengatakan bahwa capaian ini adalah hasil konsistensi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dalam mengimplementasikan berbagai program ramah anak.
Ia menegaskan penghargaan KLA madya bukan sesuatu yang muncul tiba-tiba, melainkan buah dari kerja berkelanjutan selama setahun penuh.
“Capaian ini adalah bentuk keterlibatan dari semua pihak di Pemkab Magetan untuk mewujudkan kabupaten layak anak. Ini hasil sinergitas seluruh OPD melalui berbagai kegiatan yang mencerminkan Magetan sebagai daerah ramah anak,” ujarnya.
Benny menjelaskan, penilaian KLA dilakukan tiap tahun oleh KemenPPPA dengan evaluasi ketat terhadap berbagai indikator, mulai dari kelembagaan, pemenuhan hak anak, partisipasi anak, pendidikan, kesehatan, hingga lingkungan yang aman dan inklusif.
Di Magetan, program nyata yang telah berjalan meliputi sekolah ramah anak, puskesmas ramah anak, fasilitas publik yang aman, serta dukungan komunitas.
“Alhamdulillah, Magetan masih berhasil mempertahankan kategori madya. Semoga ke depan bisa meningkat ke tingkat yang lebih tinggi,” tambahnya.
Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh perangkat daerah, tenaga pendidikan, komunitas, dan masyarakat yang selama ini ikut mendorong terciptanya lingkungan yang layak bagi anak.
Dengan kembali diraihnya penghargaan ini, Pemkab Magetan menegaskan komitmen untuk menghadirkan ruang hidup yang aman, nyaman, serta mendukung tumbuh kembang generasi muda.
“Harapan kami ke depan, prestasi ini bisa terus ditingkatkan. Yang tak kalah penting adalah peran aktif semua elemen mulai masyarakat, OPD hingga dunia pendidikan untuk bersama mewujudkan Magetan sebagai wilayah yang benar-benar layak anak,” pungkas Nanik. (ril/naz/*)
Editor : Mizan Ahsani