Jawa Pos Radar Magetan - Laga uji coba Persemag Magetan kontra Madiun Putra FC (MPFC) di Stadion Yosonegoro, Sabtu (29/11), tak tuntas.
Pertandingan dihentikan wasit setelah suporter MPFC merangsek ke tepi lapangan dan melakukan intimidasi terhadap pemain Persemag.
Sejak menit awal, tensi pertandingan tinggi.
MPFC unggul lebih dulu lewat eksekusi penalti, sementara Persemag mencoba membalas tekanan.
Duel memanas ketika sekelompok suporter bergerak mendekati lapangan, memaksa wasit menghentikan laga selama delapan menit.
Babak pertama berakhir 1–0 untuk MPFC.
Memasuki babak kedua, Persemag beberapa kali mengancam gawang lawan, tetapi penyelesaian akhir belum maksimal.
Laga hanya berjalan sekitar 20 menit sebelum akhirnya dihentikan total karena insiden lanjutan dari suporter.
Pelatih Persemag Windu Wibowo menyebut insiden tersebut mengganggu konsentrasi pemain.
Namun, ia menilai uji coba tetap memberi banyak catatan teknis bagi skuad mudanya.
‘’Skema sudah mulai berjalan. Tinggal komunikasi dan finishing yang harus dibenahi,’’ ujarnya.
Persemag berencana menggelar satu uji coba lagi sebelum turun di Liga 4 Piala Gubernur Jatim pada 11 Desember mendatang.
Windu menegaskan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi mental pemain.
‘’Liga 4 nanti kami jadi tamu di Ponorogo. Ini jadi pembelajaran,’’ tambahnya.
Asisten Pelatih MPFC Rendi Dwi Ardiyana menyayangkan laga yang berakhir ricuh.
Menurutnya, hasil uji coba 1–0 tidak bisa dinilai total karena pertandingan tidak berlangsung penuh.
‘’Harapannya ke depan lebih baik,’’ katanya. (ril/her)
Editor : Hengky Ristanto