Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Heboh Kakak Rekam Video Asusila Adik Tiri, Polres Magetan Amankan Pelaku

Aprilita Sari • Senin, 1 Desember 2025 | 00:45 WIB
Ilustrasi: video asusila
Ilustrasi: video asusila

Jawa Pos Radar Madiun – Warga Kecamatan Barat digemparkan dengan beredarnya video asusila yang melibatkan kakak-adik tiri berinisial DN dan LJ.

Dalam dua pekan terakhir, sejumlah warga mulai mengenali kedua pemeran sebagai pendatang.

Keduanya diketahui baru mengontrak rumah di Kecamatan Barat selama sekitar tiga bulan.

Warga menyebut DN sehari-hari berprofesi sebagai konten kreator.

Informasi yang beredar menyebut DN telah diamankan pihak kepolisian pada Kamis (27/11) sore.

Petugas juga menyita sebuah laptop yang diduga digunakan untuk menyimpan rekaman asusila tersebut.

Rizky Tegar Susanto, warga setempat, mengatakan bahwa pemeran perempuan dalam video itu sempat terlihat berolahraga lari di area Taman Pancasila sekitar dua pekan lalu.

‘’Mereka bukan warga asli sini. Kami baru tahu setelah videonya viral,” ujarnya.

Warga lainnya, Widarto, mengaku resah sejak video itu beredar.

‘’Dengan ditangkapnya pelaku, semoga kasus ini ditangani tuntas agar tidak membuat keresahan lagi. Informasinya laptop pelaku sudah disita,” tuturnya.

Kapolsek Barat, Iptu Munif Setiyono, membenarkan bahwa lokasi pengambilan video ada di wilayah Kecamatan Barat.

Namun, penyelidikan sepenuhnya dilakukan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Magetan.

‘’Pemeran video dari Desa Mategal, Kecamatan Parang, dan mereka mengontrak di wilayah Barat,” pungkasnya.

LJ Sempat Unggah Video Pengakuan yang Viral

Sebelumnya LJ sempat dikabarkan hilang pada 20 November lalu. DN bahkan sempat melapor ke polisi saat adik tirinya itu hilang.

Mendadak pada Rabu (26/11) lalu, LJ membuat klarifikasi sendiri terkait kabar hilangnya di akun medsosnya berdurasi 3 menit 58 detik.

Ia membuat pengakuan mengejutkan. 

‘’Jadi kronologi di awal saya mengalami kekerasan seksual termasuk perdagangan seksual, saat saya masih berumur 15 tahun,” ungkapnya.

Tak cukup sampai di situ, LJ mengaku akhirnya tak kuasa menahan lagi kekerasan yang ia alami.

‘’Sampailah di titik puncak beberapa bulan terakhir saya mengalami kekerasan mental maupun fisik dan saat itulah saya merasa cukup sampai di sini,’’ terangnya. (ril/naz)

Editor : Mizan Ahsani
#kekerasan seksual #magetan #kakak #adik #Polres Magetan #Viral #Video