Jawa Pos Radar Magetan – Seleksi Tahap I Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan PPIH Kloter 1447 H/2026 M di Magetan dipastikan berlangsung ketat dan akuntabel.
Sebanyak 35 peserta dari berbagai formasi mengikuti tes berbasis Computer Assisted Test (CAT) di Aula PLHUT Kantor Kemenag Magetan, Kamis (4/12).
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Magetan, Ida Dwi Martini, menegaskan bahwa petugas haji merupakan perpanjangan tangan negara dalam memberikan layanan terbaik kepada jamaah selama penyelenggaraan ibadah haji.
’’Kami mengharapkan petugas yang lolos benar-benar individu paling siap mengemban amanah besar ini,’’ ujarnya.
Para peserta berasal dari beragam formasi layanan seperti akomodasi, transportasi, konsumsi, pembimbing ibadah, hingga ketua kloter.
Tes berlangsung selama 90 menit menggunakan sistem CAT untuk memastikan seleksi objektif dan bebas intervensi.
Dua pejabat Kemenag Magetan juga tercatat mengikuti seleksi, yakni Kepala Kantor Kemenag Magetan Taufiqurrohman serta Kasi Pendidikan Madrasah Muh Sujud Mizanul Qodri.
Ida menegaskan seluruh proses seleksi berlangsung transparan.
’’Walaupun ada dua pejabat ikut, mekanisme seleksi tetap fair dan tidak bisa diintervensi. Kami berharap proses ini melahirkan petugas haji profesional dan kompeten,’’ tandasnya. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto