Jawa Pos Radar Magetan – Prestasi membanggakan ditorehkan para atlet difabel Magetan.
Mereka sukses membawa pulang satu medali emas dan satu perunggu dalam Kejurprov Paralimpik 2025 yang berlangsung di Lapangan Atletik Oentoeng Poedjadi, Unesa, pada 3–7 Desember lalu.
Dua medali itu dipersembahkan dari cabang boccia dan atletik.
Kabid Pemuda dan Olahraga Dindikpora Magetan, Wahyu Wijayanto, mengaku bangga dengan capaian tersebut.
“Alhamdulillah mendapat satu emas dari cabor boccia dan satu perunggu dari lempar cakram tunanetra,” ujarnya.
Medali emas diraih Hendrix Aditya Pratama, atlet boccia asal Desa Kiringan, Kecamatan Takeran.
Adapun perunggu disumbangkan Awalul Safi’i, pelempar cakram tunanetra asal Desa Tapen, Kecamatan Lembeyan.
“Apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para atlet kontingen Magetan yang berhasil meraih medali,” lanjut Wahyu.
Kontingen Magetan menurunkan lima atlet dan satu pelatih dalam kejuaraan tersebut.
Hasilnya, Magetan menempati peringkat 22 dari total 80 kontingen yang ikut ambil bagian di Kejurprov Paralimpik.
“Kami akan memberikan reward atas prestasi yang sudah diraih oleh mereka,” tegasnya. (ril/her)
Editor : Hengky Ristanto