Jawa Pos Radar Magetan – Libur akhir tahun tidak membuat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berhenti.
Pemkab Magetan bersama TNI memastikan penyaluran MBG tetap berjalan demi menjaga pemenuhan gizi anak-anak dan kelompok rentan selama masa libur sekolah.
Komandan Kodim 0804/Magetan Letkol Inf Hasan Dasuki menegaskan, distribusi MBG selama libur sekolah tetap difokuskan pada kelompok sasaran prioritas serta sekolah yang menyatakan kesediaan menerima program tersebut.
“Penyaluran MBG selama libur sekolah tetap diberikan kepada kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita seperti biasa. Selain itu, sekolah yang bersedia juga tetap mendapatkan MBG,” tegas Hasan.
Kelompok 3B (Bumil, Busui, dan Balita) menerima MBG tanpa jeda dengan pola distribusi normal.
Sementara itu, untuk siswa sekolah, diterapkan mekanisme penyaluran khusus berupa akumulasi jatah mingguan.
Kepala SDN Tambran Achmad Maarif menjelaskan, selama libur sekolah, siswa diminta datang ke sekolah setiap awal pekan untuk mengambil jatah MBG.
Di SDN Tambran, pengambilan dilakukan setiap Senin mulai pukul 08.00.
“MBG di sekolah kami diterimakan setiap Senin dengan sistem akumulasi. Ada paket makanan kering untuk satu minggu sesuai hari efektif penerimaan dan satu kotak makanan basah,” jelas Maarif.
Sejumlah sekolah lain di Magetan juga menerapkan mekanisme serupa, meski dengan hari pengambilan yang berbeda-beda.
Skema ini dinilai efektif agar asupan gizi siswa tetap terpenuhi meski kegiatan belajar mengajar sedang libur.
Sebagai contoh, pada penyaluran kemarin, sebanyak 49 siswa SDN Tambran menerima paket MBG dengan menu lengkap sesuai standar gizi.
Pemkab dan TNI memastikan pengawasan tetap dilakukan agar distribusi tepat sasaran dan berjalan lancar selama libur akhir tahun. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto