Jawa Pos Radar Magetan – Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Magetan, Rabu (24/12).
Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan pohon tumbang di berbagai titik, merusak rumah warga, serta sempat menutup akses jalan raya maupun jalan desa.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan Eka Wahyudi mengatakan, kejadian berlangsung sejak Rabu sore hingga malam hari.
Sejumlah lokasi terdampak di antaranya Jalan Raya Karangsono dekat SMPN 1 Barat, Desa Rejomulyo Kecamatan Barat, Jalan Raya Magetan–Madiun depan Kompleks Lanud Iswahyudi Kelurahan Kraton Kecamatan Maospati, Desa Mantren.
Kemudian, di Sambirembe Kecamatan Karangrejo, Desa Ronowijayan Kecamatan Maospati, Desa Jonggrang Kecamatan Barat, serta Jalan Raya Parang–Banyudono Kecamatan Ngariboyo.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, dampaknya cukup signifikan, mulai dari kerusakan rumah warga hingga terganggunya akses transportasi akibat pohon tumbang,” jelasnya.
Di Kelurahan Kraton, puluhan rumah warga mengalami kerusakan ringan berupa genteng rontok.
Selain itu, tiga rumah tercatat mengalami rusak sedang akibat kerusakan pada atap.
Bahkan, satu kepala keluarga terpaksa mengungsi ke rumah anaknya di Kecamatan Bendo.
Kerusakan serupa juga terjadi di Desa Ronowijayan, Kecamatan Maospati.
Belasan rumah warga dilaporkan mengalami rusak ringan akibat terpaan angin kencang.
Selain merusak bangunan, pohon tumbang juga menimpa jaringan kabel listrik PLN dan kabel telekomunikasi.
Di Desa Sambirembe, pohon tumbang menutup 100 persen akses jalan penghubung Desa Sambirembe–Desa Patihan.
Kondisi serupa terjadi di Desa Jonggrang serta sejumlah ruas jalan lainnya, termasuk Jalan Raya Parang–Banyudono yang sempat tertutup sebagian.
BPBD Magetan menerima laporan awal dari warga dan langsung menerjunkan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB).
Tim dibagi menjadi dua untuk mempercepat penanganan di lokasi terdampak.
Proses pemotongan dan pembersihan pohon tumbang dilakukan secara kolaboratif bersama unsur TNI, Polri, DPUPR, pemerintah kecamatan, relawan, serta masyarakat setempat.
“Seluruh penanganan pohon tumbang telah selesai dilakukan. Untuk rumah warga terdampak, pendataan sudah dilaksanakan dan bantuan kedaruratan direncanakan disalurkan pada Kamis (25/12),” imbuhnya.
BPBD Kabupaten Magetan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.
Warga diminta memperhatikan kondisi pepohonan di sekitar lingkungan tempat tinggal, terutama yang sudah lapuk atau rawan tumbang.
“Masyarakat diharapkan segera melaporkan ke BPBD apabila terjadi kejadian serupa atau bencana lainnya,” pungkasnya. (ril/her)
Editor : Hengky Ristanto