Jawa Pos Radar Magetan – Libur pergantian Tahun Baru 2026 tidak membawa lonjakan pendakian di Gunung Lawu melalui jalur Cemorosewu, Kabupaten Magetan.
Jumlah pendaki justru tercatat lebih rendah dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Asper BKPH Lawu Selatan Mulyadi mengungkapkan, pada Kamis (1/1) jumlah pendaki yang melakukan pendakian tek-tok hanya mencapai 232 orang.
Angka tersebut berada di bawah rata-rata pendakian harian pada akhir Desember 2025.
“Tidak ada lonjakan pendaki saat tahun baru,” ujar Mulyadi.
Menurutnya, peningkatan aktivitas pendakian justru sudah terjadi lebih awal, sekitar sejak 20 Desember.
Pada periode tersebut, jumlah pendaki harian bahkan sempat menembus lebih dari 400 orang per hari.
Kondisi itu membuat malam pergantian tahun tidak lagi menjadi momen favorit untuk mendaki.
Selain faktor waktu, kondisi cuaca turut memengaruhi minat pendakian.
Cuaca yang kurang bersahabat, hujan, dan kabut tebal di kawasan Gunung Lawu membuat sebagian calon pendaki memilih menunda rencana dan merayakan tahun baru di rumah.
“Cuaca ikut memengaruhi. Banyak yang memilih tidak naik karena hujan dan kabut,” imbuhnya. (ril/her)
Editor : Hengky Ristanto