Jawa Pos Radar Magetan – Awal tahun 2026 langsung dimanfaatkan untuk memperkuat irama pemerintahan.
Nanik Endang Rusminiarti memimpin apel pagi perdana di halaman Kantor Bupati Magetan, Jumat (2/1), dengan penekanan pada refleksi kinerja, integritas, dan kualitas pelayanan publik.
Apel diikuti lengkap oleh sekretaris daerah, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, hingga seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Magetan.
Dalam arahannya, bupati yang akrab disapa Bunda Nanik menegaskan bahwa pergantian tahun tidak boleh dimaknai sekadar perubahan kalender.
“Tahun baru bukan sekadar pergantian angka dalam kalender, tetapi awal untuk memperkuat komitmen, semangat, dan integritas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Bunda Nanik menilai momentum awal tahun menjadi saat yang tepat untuk melakukan evaluasi menyeluruh.
Seluruh OPD diminta menilai kinerja 2025 secara jujur dan objektif, baik terhadap capaian maupun kekurangan yang masih ada.
“Berbagai capaian yang telah diraih patut disyukuri, sementara kekurangan harus dievaluasi secara jujur dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Selain menekankan kedisiplinan ASN yang disebutnya sebagai harga mati, Bunda Nanik juga menyoroti tantangan birokrasi di era digital.
ASN dituntut lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi serta berani berinovasi agar program kerja tidak berhenti pada administrasi semata.
“Pastikan setiap program kerja benar-benar berkualitas dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” pesannya. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto