Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kasus TBC di Magetan Tembus 1.000, 13 Penderita Meninggal Sepanjang 2025

Aprilita Sari • Sabtu, 10 Januari 2026 | 13:30 WIB
WASPADA TBC: Jumlah kasus Tuberkulosis di Kabupaten Magetan meningkat sepanjang 2025, namun angka kematian berhasil ditekan berkat pengobatan intensif dan deteksi dini. AJI PUTRA/RADAR MAGETAN
WASPADA TBC: Jumlah kasus Tuberkulosis di Kabupaten Magetan meningkat sepanjang 2025, namun angka kematian berhasil ditekan berkat pengobatan intensif dan deteksi dini. AJI PUTRA/RADAR MAGETAN

Jawa Pos Radar Magetan – Kewaspadaan terhadap penyakit menular Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Magetan tak boleh kendor.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan mencatat tren kenaikan jumlah kasus TBC yang ditemukan dalam tiga tahun terakhir.

Pada 2025, jumlah penderita TBC yang teridentifikasi menembus 1.043 kasus.

Angka ini meningkat dibandingkan 2024 yang tercatat 949 kasus.

Meski demikian, dari sisi penanganan medis justru menunjukkan sinyal positif.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Magetan, Suwantiyo, menjelaskan bahwa kenaikan jumlah kasus bukan semata-mata karena penyebaran yang tak terkendali, melainkan hasil dari upaya deteksi aktif di lapangan.

“Kalau dilihat dari persentase memang turun dibanding 2023. Tetapi secara jumlah, kasus yang ditemukan justru meningkat. Ini menunjukkan upaya penemuan kasus tetap berjalan,” terangnya.

Kabar yang cukup melegakan datang dari angka kematian.

Fatalitas akibat TBC di Magetan terus menurun dari tahun ke tahun.

Pada 2023 tercatat 27 kematian, turun menjadi 16 kasus pada 2024, dan kembali menurun menjadi 13 kasus pada 2025.

Menurut Suwantiyo, penurunan ini tak lepas dari pengobatan yang semakin intensif dan kepatuhan pasien menjalani terapi.

“Ini menjadi modal penting untuk mendukung target nasional eliminasi TBC 2030,” jelasnya.

Dia juga meluruskan stigma yang masih beredar di masyarakat.

TBC bukan penyakit keturunan, melainkan penyakit menular yang menyebar melalui percikan air ludah saat penderita batuk atau bersin.

“Penyakit ini bisa disembuhkan. Kuncinya minum obat secara teratur selama enam bulan tanpa putus,” tegasnya. (ril/naz)

Editor : Hengky Ristanto
#magetan #kematian TBC menurun #tuberkulosis Magetan 2025 #kesehatan magetan #TBC tembus seribu #kasus TBC Magetan #Eliminasi TBC 2030