Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kebakaran Turun, Evakuasi Melonjak Tajam di Magetan Sepanjang 2025

Aprilita Sari • Senin, 12 Januari 2026 | 18:00 WIB
SIAGA DAMKAR: Petugas Satpol PP dan Damkar Magetan melakukan evakuasi dan penyelamatan, aktivitas yang melonjak tajam sepanjang 2025 meski angka kebakaran menurun. DOK RADAR MAGETAN
SIAGA DAMKAR: Petugas Satpol PP dan Damkar Magetan melakukan evakuasi dan penyelamatan, aktivitas yang melonjak tajam sepanjang 2025 meski angka kebakaran menurun. DOK RADAR MAGETAN

Jawa Pos Radar Magetan – Dinamika penanganan kebakaran dan penyelamatan di Kabupaten Magetan sepanjang 2025 menunjukkan tren yang berlawanan.

Jumlah kejadian kebakaran menurun signifikan, namun aktivitas evakuasi dan penyelamatan justru melonjak tajam dibandingkan tahun sebelumnya.

Data Satpol PP dan Damkar Magetan mencatat, selama 2025 terjadi 66 kejadian kebakaran dan 396 kasus evakuasi serta penyelamatan.

Angka kebakaran tersebut turun drastis dibandingkan 2024 yang mencapai 129 kejadian.

Sebaliknya, kasus evakuasi dan penyelamatan melonjak hampir empat kali lipat dari 100 kasus pada 2024.

Kepala Bidang Damkar Satpol PP dan Damkar Magetan Ali Sukamto menyebut, kondisi ini dipengaruhi sejumlah faktor.

Salah satunya cuaca kering berkepanjangan yang disertai masih adanya kelalaian manusia dalam penggunaan api maupun instalasi listrik.

“Cuaca kering sangat berpengaruh. Ditambah lagi masih sering terjadi kelalaian masyarakat dalam penggunaan api dan listrik,” ujarnya.

Meski tren kebakaran menurun, Ali mengingatkan masyarakat agar tidak lengah. Upaya pencegahan tetap harus menjadi perhatian utama.

Warga diimbau tidak membakar sampah sembarangan, rutin memeriksa instalasi listrik, serta menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di rumah maupun perkantoran.

Ia juga menyoroti korsleting listrik yang masih menjadi ancaman serius.

Masyarakat diminta memastikan instalasi listrik sesuai standar SNI serta rutin mengecek kondisi kabel, stop kontak, dan sakelar agar terhindar dari kerusakan maupun keausan.

“Pencegahan adalah kunci utama. Dengan kesadaran bersama, risiko kebakaran bisa ditekan dan keselamatan masyarakat lebih terjamin,” pungkas Ali. (ril/her)

Editor : Hengky Ristanto
#magetan #keselamatan masyarakat #kebakaran magetan #satpol pp magetan #SAR Magetan #evakuasi damkar #Damkar Magetan