Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Cuaca Ekstrem Mengintai, Pendakian Gunung Lawu via Cemorosewu Berlaku Sistem Buka-Tutup

Aprilita Sari • Rabu, 14 Januari 2026 | 11:00 WIB
WASPADA: Kabut tebal dan angin kencang kerap menyelimuti jalur pendakian Gunung Lawu via Cemorosewu. Pendaki diimbau ekstra hati-hati. AJI PUTRA/RADAR MAGETAN
WASPADA: Kabut tebal dan angin kencang kerap menyelimuti jalur pendakian Gunung Lawu via Cemorosewu. Pendaki diimbau ekstra hati-hati. AJI PUTRA/RADAR MAGETAN

Jawa Pos Radar Magetan – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Magetan belakangan ini membuat aktivitas pendakian Gunung Lawu menjadi perhatian serius.

Fenomena kabut tebal, hujan deras, hingga angin kencang di kawasan basecamp pendakian via Cemorosewu bahkan sempat terekam kamera dan viral di media sosial.

Asper BKPH Lawu Selatan Mulyadi memastikan, hingga saat ini jalur pendakian Gunung Lawu melalui Cemorosewu masih dibuka.

Namun, pengelola memberlakukan pengawasan ketat sebagai langkah mitigasi risiko.

“Pendakian masih dibuka. Namun kami tetap melakukan mitigasi setiap saat terhadap perubahan cuaca,” ujarnya.

Meski demikian, Mulyadi menegaskan pihaknya tidak akan mengambil risiko keselamatan pendaki.

Petugas di lapangan terus memantau kondisi cuaca secara real-time.

Sistem buka-tutup situasional diterapkan jika ditemukan potensi cuaca ekstrem.

“Apabila ada potensi badai, jalur akan kami tutup sementara,” tegasnya.

Berdasarkan pantauan terakhir, kondisi cuaca di jalur pendakian Cemorosewu masih dalam batas aman.

Kendati begitu, kebijakan penundaan pendakian bisa diberlakukan sewaktu-waktu menyesuaikan dinamika cuaca.

Pengelola mengimbau para pendaki agar meningkatkan kewaspadaan.

“Jika cuaca berubah buruk, segera turun dan jangan memaksakan diri,” pesannya. (ril/naz)

Editor : Hengky Ristanto
#cemorosewu #jalur Lawu dibuka #magetan #pendakian lawu #Pendaki Lawu #kabut tebal Gunung Lawu #pendakian Magetan #cuaca ekstrem Lawu #gunung lawu