Jawa Pos Radar Magetan – Ancaman longsor di kawasan wisata Telaga Sarangan kembali terbukti nyata.
Peristiwa longsor pada Sabtu (17/1) yang menyeret tujuh sepeda motor wisatawan hingga tercebur ke telaga menjadi peringatan serius perlunya penguatan mitigasi bencana di destinasi andalan Kabupaten Magetan tersebut.
Plt Kalaksa BPBD Magetan Cahaya Wijaya menegaskan, longsor terjadi secara tiba-tiba saat kawasan Telaga Sarangan dipadati wisatawan.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian itu dinilai cukup menjadi dasar evaluasi menyeluruh terkait keselamatan kawasan wisata.
“Hal ini sudah kami koordinasikan dan akan dievaluasi. Dalam waktu dekat kami rapat dengan Disbudpar Magetan karena menyangkut keselamatan kawasan Telaga Sarangan,” tegas Cahaya, Minggu (18/1).
Ancaman longsor di Sarangan sejatinya bukan kejadian tunggal.
Sehari sebelumnya, Jumat (16/1), material longsor berupa tanah dan bebatuan besar sempat menutup akses jalan lingkar telaga.
Beruntung, material tersebut berhasil dibersihkan sehingga arus wisata kembali normal.
BPBD Magetan kembali mengingatkan masyarakat dan wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat musim hujan yang rawan memicu pergerakan tanah di kawasan lereng.
“Keselamatan pengunjung menjadi prioritas. Kami mengimbau wisatawan lebih waspada dan disiplin mengikuti arahan petugas di lapangan,” pungkas Cahaya. (ril/her)
Editor : Hengky Ristanto