Jawa Pos Radar Magetan – Kasus pencurian toko emas di Desa Belotan menjadi alarm serius bagi pelaku usaha emas dan perhiasan di Magetan.
Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Emas Perhiasan Indonesia (Apepi) Magetan, Agus Marsudi, mengingatkan pengusaha agar meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat sistem pengamanan toko.
Agus mengapresiasi langkah cepat Polres Magetan dalam mengungkap kasus tersebut.
Keberhasilan kepolisian mengamankan pelaku dalam waktu singkat dinilai memberi rasa aman bagi pelaku usaha.
“Awalnya kami mengira masih tahap penyelidikan, ternyata pelaku sudah diamankan. Ini capaian luar biasa dan patut diapresiasi,” ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan peristiwa tersebut harus menjadi pelajaran penting.
Celah keamanan dan kelalaian, kata dia, kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan.
“Ke depan, pengusaha emas tidak boleh lengah. Keamanan toko harus benar-benar diperhatikan,” tegasnya.
Agus menambahkan, kondisi perekonomian yang belum sepenuhnya stabil turut meningkatkan potensi tindak kriminal.
Toko emas kerap menjadi sasaran karena menyimpan aset bernilai tinggi.
“Situasi ekonomi cukup berat. Ini membuat potensi kejahatan meningkat. Karena itu, kehati-hatian dan sistem keamanan menjadi hal mutlak,” pungkasnya. (ril/her)
Editor : Hengky Ristanto