Jawa Pos Radar Magetan – Wajah Telaga Sarangan sebagai destinasi wisata andalan Kabupaten Magetan bakal tampil lebih bersih dan tertata.
Tumpukan sampah yang selama ini kerap menjadi polusi visual di kawasan wisata tersebut akan segera dihilangkan.
Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan Magetan berencana menutup total tempat penampungan sementara (TPS) sampah yang berada di area Telaga Sarangan.
Penutupan dilakukan karena TPS tersebut dinilai tidak memenuhi standar dan mengganggu estetika kawasan wisata.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLHP Magetan Eny Purwanti menegaskan, TPS yang ada selama ini bersifat liar dan berpotensi membahayakan lingkungan sekitar.
“TPS Sarangan itu bersifat liar. Kondisinya sekarang membahayakan dan secara tampilan tidak mendukung pariwisata,” tegas Eny.
Sebagai solusi, pengelolaan sampah di kawasan Sarangan tidak lagi dilakukan dengan penumpukan terbuka.
Seluruh sampah akan dialihkan dan dipusatkan ke fasilitas TPS Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Singolangu yang berada di Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan.
Fasilitas TPS3R tersebut oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Magetan sebagai solusi jangka panjang pengelolaan sampah kawasan wisata.
Menurut Eny, rencana penataan sistem persampahan Sarangan sebenarnya telah disusun sejak lama dan kini mulai direalisasikan secara bertahap.
“Dengan pengelolaan yang lebih modern dan terpusat, kami berharap kebersihan Telaga Sarangan lebih terjaga dan memberi kenyamanan bagi wisatawan,” pungkasnya. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto