Jawa Pos Radar Madiun – Aksi balap liar kembali memakan korban jiwa di Magetan.
Kecelakaan tragis ini terjadi di Jalan Raya Kawedanan, tepatnya di Desa Selorejo, Kecamatan Kawedanan, pada Sabtu (24/1) dini hari.
Sebuah mobil pikap bermuatan sayur yang melaju kencang menghantam kerumunan anak-anak yang sedang asyik menonton balap liar di tengah jalan yang minim penerangan.
Akibat insiden nahas sekitar pukul 03.30 ini, dua orang dilaporkan meninggal dunia, sementara empat lainnya mengalami luka-luka serius.
Kronologi Mencekam Pikap Tabrak Kerumunan
Video amatir warga memperlihatkan suasana mencekam pasca-kejadian. Mobil pikap terlihat terguling masuk ke selokan, sementara sejumlah korban tergeletak tak berdaya di jalanan.
Kasatlantas Polres Magetan AKP Ade Andini menjelaskan kronologinya.
Semula pikap yang dikemudikan AR (26), warga Babadan, Ponorogo, melaju dari arah Ponorogo menuju Plaosan (pasar sayur).
Diduga karena kondisi jalan gelap dan kerumunan anak-anak berada di tengah badan jalan, sopir tidak menyadari keberadaan mereka.
"Mobil pikap bermuatan sayur menabrak kerumunan anak-anak. Satu meninggal dunia di lokasi dan satu lainnya meninggal di rumah sakit," terang AKP Ade.
Daftar Korban Kecelakaan Maut Balapan Liar
Data kepolisian mencatat total ada 6 korban (2 tewas, 4 luka). Mirisnya, salah satu korban tewas masih di bawah umur.
RF (21): Warga Desa Pucanganom, Kebonsari, Kabupaten Madiun.
BS (14): Warga Desa Nguri, Lembeyan, Kabupaten Magetan.
Seluruh korban langsung dievakuasi ke RSUD dr. Sayidiman Magetan untuk penanganan medis dan visum.
"Saat kejadian terdapat sekitar tujuh hingga delapan anak yang berada di tengah jalan untuk menonton balapan liar," tambah kasatlantas.
Adanya korban berusia 14 tahun yang berkeliaran di jalanan pada pukul 03.30 pagi untuk menonton balap liar menunjukkan lemahnya pengawasan keluarga.
Di sisi lain, pemkab perlu mengevaluasi penerangan jalan umum (PJU) di titik-titik rawan seperti Jalan Raya Kawedanan-Goranggareng yang sering dikeluhkan gelap gulita.
Sehingga menjadi lokasi favorit balap liar sekaligus blind spot bagi pengendara lain. (ril/naz)
Editor : Mizan Ahsani