MAGETAN – Kecelakaan kerja kembali merenggut nyawa. Seorang pekerja galian sawah tewas tertimbun longsoran tanah di Dusun Brancang, Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, Minggu (25/1) pagi.
Tebing tanah setinggi sekitar tiga meter tiba-tiba ambrol saat proses penggalian berlangsung.
Kapolsek Maospati AKP Vista Dwi Pujiningsih mengatakan, peristiwa nahas itu dilaporkan sekitar pukul 08.55 WIB.
Saat kejadian, korban bersama sejumlah pekerja tengah melakukan penggalian di area sawah.
“Korban sempat ditemukan masih bernapas dan langsung dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.
Namun, korban bernama Suyono (40), warga Desa Sugihwaras, dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit.
Pasca kejadian, Unit Reskrim Polsek Maospati bersama Tim Inafis Polres Magetan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari hasil pemeriksaan awal, longsoran berasal dari tebing tanah dengan ketinggian sekitar tiga meter yang ambrol secara tiba-tiba dan menimbun korban.
“Longsoran langsung menutup area galian dan korban tidak sempat menyelamatkan diri,” jelas Vista.
Kepala Desa Sugihwaras Wignyo Martono menambahkan, saat kejadian terdapat enam pekerja di lokasi.
Namun, hanya satu orang yang tertimbun longsoran tanah.
“Korban tertimbun sekitar tujuh sampai sepuluh menit sebelum berhasil dievakuasi,” katanya.
Jenazah korban rencananya dimakamkan di Desa Ngaglik, Kecamatan Parang.
Polisi telah melakukan pengecekan identitas serta administrasi di rumah duka. (ril/her)
Editor : Hengky Ristanto