Jawa Pos Radar Madiun – Penampilan yang fresh dan musikal mewarnai panggung Audisi Festival Dai Cilik 2026 di Aula Kantor Kemenag Magetan, Jumat (30/1).
Arsiena Queen Nabihah, peserta dari MIT Nurul Amal Parang, langsung mencuri perhatian dewan juri dengan membuka aksinya lewat sebuah lagu bertema Ramadan.
Cara pembukaan yang kreatif ini membuat penampilannya terasa sangat hidup dan komunikatif sejak detik pertama.
Didukung dengan intonasi yang jelas, lantang, serta ekspresi wajah yang meyakinkan, Arsiena sukses membawakan tema “Ramadan Bulan Berbagi dan Saling Menyayangi”.
Dalam tausiyahnya, Arsiena mengajak hadirin merenungkan esensi puasa. Menurutnya, rasa lapar dan haus yang dirasakan saat berpuasa bukan tanpa alasan.
Baca Juga: Zerina Charrisa dari MIN 12 Magetan: Al-Qur'an Itu Teman Sejati, Obat Hati yang Gelisah
"Puasa mengajarkan kita merasakan lapar dan haus agar tumbuh rasa empati, sekaligus untuk mengikis sifat sombong dalam diri kita," tegasnya.
Arsiena juga menggunakan analogi menarik tentang bulan suci.
Ia menyebut Ramadan sebagai musim panen pahala, di mana setiap amal kebaikan akan dilipatgandakan nilainya oleh Allah SWT. Oleh karena itu, ia mengingatkan agar momentum ini tidak disia-siakan.
"Ingat teman-teman, harta tidak akan dibawa mati. Maka teruslah tanamkan sikap saling menyayangi dan gemar berbagi," pesannya.
Penampilan Arsiena ditutup dengan momen yang syahdu. Ia memimpin doa bersama secara interaktif yang diikuti oleh audiens, menambah kekhidmatan sekaligus menguatkan pesan kebersamaan di bulan suci. (*)
Editor : Mizan Ahsani