Jawa Pos Radar Madiun – Penampilan yang segar dan penuh warna tersaji di panggung Audisi Festival Dai Cilik 2026, Jumat (30/1).
Nafisha Bilqis Khumaira, peserta dari MIT Darul Muttaqien, sukses mencuri perhatian hadirin di Aula Kantor Kemenag Magetan berkat aksesoris unik yang dikenakannya.
Nafisha tampil cantik dengan hiasan mahkota bunga di kepalanya, memberikan kesan ceria dan sangat menggemaskan.
Didukung ekspresi wajah yang hidup, ia membawakan tema “Ramadan Bulan Berbagi dan Saling Menyayangi” dengan penuh semangat.
Baca Juga: Buka Penampilan dengan Lagu Jenaka, Vreya Mikhaila dari MIN 7 Magetan: Puasa Itu Rem Hawa Nafsu!
Dalam tausiyahnya, Nafisha mengingatkan bahwa berbagi di bulan suci tidak harus mahal.
Ia mengutip hadis Nabi Muhammad SAW tentang amalan paling sederhana namun bernilai besar.
"Ingat teman-teman, senyummu kepada saudaramu adalah sedekah," ujarnya. Ia menegaskan bahwa semangat berbagi bisa dimulai dari hal-hal kecil di sekitar kita.
Poin menarik lainnya adalah pandangan Nafisha tentang efek puasa bagi tubuh dan jiwa. Ia membantah anggapan bahwa puasa membuat orang menjadi tak berdaya.
Baca Juga: Suara Lantang Afrillya dari SDN Alastuwo 1: Setan Dibelenggu, Tapi Hawa Nafsu Tetap Harus Dijaga!
"Puasa tidak menjadikan seseorang lemah. Justru puasa membentuk pribadi yang kuat, tenang, dan beriman karena hati kita dilatih untuk ikhlas dan sabar," tegasnya.
Nafisha juga mendefinisikan arti kemenangan sejati di bulan Ramadan.
Baginya, kemenangan bukan sekadar sukses puasa penuh, melainkan keberhasilan melawan hawa nafsu, menahan amarah, dan tetap berbuat baik meski tidak ada orang yang melihat.
Ia mengakhiri penampilannya dengan memanjatkan doa agar dosa-dosa diampuni, lalu menutupnya dengan sebuah pantun ringan yang kembali mencairkan suasana. (*)
Editor : Mizan Ahsani