Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Dinkes Magetan Catat 12 Kasus DBD, Ban Bekas Jadi Sarang Nyamuk Terbanyak

Aprilita Sari • Senin, 9 Februari 2026 | 14:00 WIB

ILUSTRASI: Dinkes Magetan mencatat 12 kasus DBD pada Januari 2026. Ban bekas menjadi lokasi paling banyak ditemukan jentik nyamuk. FOTO: AJI PUTRA/RADAR MAGETAN
ILUSTRASI: Dinkes Magetan mencatat 12 kasus DBD pada Januari 2026. Ban bekas menjadi lokasi paling banyak ditemukan jentik nyamuk. FOTO: AJI PUTRA/RADAR MAGETAN

Jawa Pos Radar Magetan – Ancaman demam berdarah dengue (DBD) mengintai warga Magetan di awal 2026.

Curah hujan yang masih tinggi membuat masyarakat diminta lebih waspada terhadap gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan mencatat, sepanjang Januari 2026 ditemukan belasan kasus warga terjangkit DBD.

“Ada sekitar 12 kasus di bulan Januari, alhamdulillah kondisinya masih aman terkendali,” ujar Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Magetan Agoes Yudi Purnomo, Senin (9/2).

Meski angka kasus dinilai masih terkendali, hasil penyelidikan epidemiologi Dinkes Magetan menemukan fakta yang perlu diwaspadai.

Lokasi perkembangbiakan jentik nyamuk paling banyak justru bukan di bak mandi.

“Ternyata lokasi berkembang biaknya nyamuk paling banyak ditemukan di ban bekas. Baik milik tukang tambal ban di luar ruangan tanpa penutup, maupun ban bekas milik masyarakat dan instansi,” ungkap Agoes.

Selain ban bekas, Dinkes juga menemukan jentik di lokasi yang sering luput dari perhatian.

Di antaranya wadah air untuk mengasah pisau atau sabit, potongan bambu yang menampung air, hingga semak-semak rimbun yang jarang dibersihkan.

Dinkes Magetan menegaskan, fogging bukan solusi utama pencegahan DBD.

Cara paling efektif memutus mata rantai penularan adalah pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M Plus. (ril/naz)

Editor : Hengky Ristanto
#kasus DBD Januari 2026 #magetan #PSN 3M Plus #fogging #DBD magetan #aedes aegypti #ban bekas sarang nyamuk #dinkes magetan