Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

23 Ribu Warga Miskin di Magetan Belum Tercover BPJS, Dinsos Usul Tambahan Kuota PBI

Aprilita Sari • Selasa, 10 Februari 2026 | 15:17 WIB
Dinsos Magetan mencatat masih ada sekitar 23 ribu warga desil 1–5 yang belum tercover BPJS Kesehatan dan diusulkan masuk kuota PBI dari pusat. AJI PUTRA/RADAR MAGETAN
Dinsos Magetan mencatat masih ada sekitar 23 ribu warga desil 1–5 yang belum tercover BPJS Kesehatan dan diusulkan masuk kuota PBI dari pusat. AJI PUTRA/RADAR MAGETAN

Jawa Pos Radar Magetan – Perlindungan jaminan kesehatan bagi warga miskin di Magetan belum sepenuhnya aman.

Dinas Sosial (Dinsos) mencatat masih ada sekitar 23 ribu jiwa kategori desil 1 hingga desil 5 yang belum tercover BPJS Kesehatan.

Baik melalui PBI JKN maupun PBI daerah (PBID).

Kepala Dinsos Magetan Parminto Budi Utomo mengatakan, hasil sinkronisasi data Januari–Februari 2026 menunjukkan jumlah warga desil 1 hingga desil 5 di Magetan mencapai sekitar 318 ribu jiwa.

Namun, yang sudah terlindungi jaminan kesehatan baru sekitar 290 ribu jiwa.

’’PBID di Magetan saat ini sekitar 62 ribu jiwa. Sedangkan PBI JKN per Januari 2026 ada di angka 233 ribuan. Kalau digabung totalnya sekitar 290 ribu,’’ jelas Parminto, Selasa (10/2).

Dengan demikian, masih ada sekitar 23 ribu warga desil 1 sampai desil 5 yang belum tercover.

Untuk menutup kekosongan itu, pemkab melakukan sinkronisasi data bersama dinkes dan OPD terkait.

Dinsos juga mengajukan penambahan kuota PBI JKN ke pemerintah pusat.

’’Kemarin bersama dinkes kami mengusulkan agar masyarakat desil 1 sampai desil 5 yang belum tercover bisa dimasukkan dalam PBI JKN,’’ paparnya.

Parminto menegaskan, PBI JKN memang diprioritaskan untuk masyarakat desil 1 hingga desil 5.

Sedangkan PBID yang dibiayai APBD bergantung kemampuan keuangan daerah.

’’Kami berharap kuota PBI JKN dari pusat terus ditambah, sehingga perlindungan jaminan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu bisa terpenuhi,’’ tandasnya. (ril/her)

Editor : Hengky Ristanto
#magetan #DTSEN #kuota PBI JKN pusat #PBI JKN Magetan #warga miskin belum tercover BPJS #PBID Magetan #BPJS Magetan #Dinsos Magetan #jaminan kesehatan masyarakat