Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Inspiratif, Kirana Athaya Maheswari Lantunkan Tembang Jawa di Panggung Grand Final Festival Dai Cilik 2026

Redaksi • Sabtu, 14 Februari 2026 | 11:50 WIB

Kirana Athaya Maheswari, finalis Festival Dai Cilik 2026 dari MIN 16 Magetan
Kirana Athaya Maheswari, finalis Festival Dai Cilik 2026 dari MIN 16 Magetan

Jawa Pos Radar Madiun – Suasana syahdu seketika menyelimuti Atrium Suncity Mall Madiun saat peserta kedua, Kirana Athaya Maheswari, naik ke atas panggung Grand Final Festival Dai Cilik 2026.

Siswi dari MIN 16 Magetan ini tidak hanya piawai berorasi, tetapi juga memukau dewan juri dan hadirin dengan kemampuan olah vokalnya.

Membawakan tema "Meneladani Sifat Rasulullah di Bulan Ramadan", Kirana menyisipkan tembang Jawa tentang Rasulullah dengan suara merdu yang menambah kekhusyukan suasana, Sabtu (14/2).

Padukan Pantun Jenaka dan Tembang Jawa

Kirana tampil cerdas dalam merebut perhatian audiens. Ia membuka penampilannya dengan pantun jenaka yang interaktif, membuat penonton langsung terlibat.

Namun, momen magis terjadi saat ia mulai melantunkan tembang Jawa. Intonasinya yang tegas namun lembut berhasil menyentuh hati para pengunjung mall.

Kupas Tuntas 4 Sifat Wajib Rasulullah

Dalam tausiyahnya, Kirana menekankan bahwa Ramadan adalah momentum terbaik untuk meningkatkan kualitas iman dengan meneladani empat sifat wajib Nabi Muhammad SAW.

Pertama siddiq atau jujur. Kirana mengingatkan pentingnya kejujuran saat berpuasa.

"Tidak boleh berpura-pura puasa di depan orang lain, padahal batal di belakang," ujarnya, sembari mengingatkan pedagang untuk tidak curang.

Kedua, amanah atau dapat dipercaya.

Ia mengajak teman-teman sebaya untuk amanah memanfaatkan waktu Ramadan dengan ibadah produktif seperti salat tarawih, tadarus Al-Qur’an, dan iktikaf.

Ketiga, tablig atau menyampaikan.

Meski ilmu masih sedikit, Kirana mengutip pesan Nabi agar umat Islam tetap menyampaikan kebenaran walau hanya satu ayat.

Lalu keempat, fatanah atau cerdas. Cerdas bukan hanya soal nilai sekolah, tapi cerdas membagi waktu sahur dan berbuka, serta cerdas sosial dengan gemar berbagi (sedekah) kepada sesama.

"Dengan meneladani sifat Rasulullah, insyaallah hidup akan bahagia di dunia dan akhirat, serta dijauhkan dari kesesatan," tegas Kirana.

Penampilan memukau wakil Magetan ini ditutup dengan ajakan bersalawat bersama, membuat gema puji-pujian kepada Nabi memenuhi seluruh ruangan. (*)

Editor : Mizan Ahsani
#Festival Dai Cilik 2026 #magetan #radar madiun #Tembang Jawa #rasulullah #grand final