MAGETAN – Polres Magetan menyiagakan sekitar 800 personel gabungan untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran melalui Operasi Ketupat 2026.
Operasi tersebut berlangsung mulai 12 hingga 25 Maret 2026.
Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa mengatakan pengamanan difokuskan pada sejumlah titik strategis seperti jalan tol, jalur arteri, pusat keramaian hingga tempat ibadah.
Selain pengamanan lalu lintas, polisi juga mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan bencana alam selama musim mudik.
“Kami menyiapkan peralatan SAR, petugas, kendaraan, dan sarana prasarana lainnya agar jika terjadi gangguan ataupun bencana, kami bisa cepat mengevakuasi masyarakat,” ujarnya, kemarin (12/3).
Salah satu jalur yang menjadi perhatian adalah jalan penghubung Tawangmangu (Karanganyar) dengan Plaosan (Magetan).
Jalur wisata tersebut dikenal rawan longsor terutama saat musim hujan.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, kepolisian mendirikan 11 pos Operasi Ketupat di berbagai titik strategis.
Pos tersebut terdiri atas satu pos terpadu, dua pos pelayanan, empat pos pengamanan, serta empat pos pantau.
Selama operasi berlangsung, polisi juga menyiagakan kendaraan derek, ambulans, serta layanan bengkel gratis selama 24 jam bagi pemudik yang mengalami kendala kendaraan.
Selain itu, patroli juga akan dilakukan di sejumlah titik rawan kriminalitas guna mencegah terjadinya kejahatan jalanan selama masa mudik Lebaran. (ril/her)
Editor : Hengky Ristanto