Jawa Pos Radar Magetan – Kondisi darurat di TPA Milangasri mendorong Pemkab Magetan mempercepat langkah penanganan sampah.
Salah satunya menyiapkan akses jalan baru menuju TPA Botok melalui ruas Sidowayah–Botok.
Kepala DPUPR Magetan Muhtar Wakid mengatakan, proyek tersebut mulai dialokasikan tahun ini.
Akses baru dinilai penting untuk menunjang operasional pengelolaan sampah ke depan.
’’Kalau sampai TPA panjangnya sekitar 2,5 kilometer. Total ruas bisa sampai empat kilometer,’’ ujarnya, Jumat (27/3).
Pembangunan jalan dipastikan membutuhkan anggaran besar.
Pasalnya, jalur yang dibuka merupakan trase baru sehingga harus dikerjakan dari nol, termasuk pembangunan talud dan pondasi.
’’Per kilometer sekitar Rp 1,5 miliar,’’ jelasnya.
Dengan kebutuhan biaya miliaran rupiah, proyek tidak dapat diselesaikan sekaligus.
Pemkab memilih skema bertahap agar pembangunan tetap berjalan.
’’Minimal bisa dilewati dulu, meski belum tuntas sampai TPA,’’ imbuhnya.
Selain itu, pemkab juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
Mengingat, ruas jalan yang semula berstatus jalan desa akan ditingkatkan menjadi jalan kabupaten.
’’Kami akan sosialisasi karena ada perubahan status dan kemungkinan penggunaan lahan,’’ tandasnya. (ril/her)
Editor : Hengky Ristanto