Jawa Pos Radar Magetan – Persediaan darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Magetan pasca Lebaran 2026 berada dalam kondisi terbatas hingga kritis.
Lonjakan permintaan dari rumah sakit tidak diimbangi jumlah pendonor.
Kepala UDD PMI Magetan Geta Arahma Phuri mengatakan, beberapa golongan darah bahkan mengalami kekosongan stok.
‘’Permintaan melonjak signifikan setelah Lebaran, sementara partisipasi pendonor belum normal,’’ ungkapnya, Jumat (27/3).
Kondisi paling kritis terjadi pada komponen packed red cell (PRC) golongan B, trombocyte concentrate (TC) golongan O, serta fresh frozen plasma (FFP) golongan B yang tercatat kosong.
Situasi tersebut membuat PMI Magetan mengajak masyarakat segera mendonorkan darahnya.
Pasalnya, kebutuhan darah meningkat untuk pasien kecelakaan, persalinan hingga penderita penyakit kronis.
UDD PMI Magetan membuka layanan donor darah setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 20.00, termasuk hari libur nasional.
Sementara layanan permintaan darah tetap siaga selama 24 jam.
‘’Kami berharap kesadaran masyarakat untuk donor darah dapat meningkat, sehingga kebutuhan di berbagai fasilitas kesehatan dapat terpenuhi dengan baik,” pungkasnya. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto