Jawa Pos Radar Magetan – Magnet wisata Telaga Sarangan benar-benar kuat selama libur panjang Nyepi dan Idul Fitri 1447 H.
Terhitung sejak 18 hingga 29 Maret 2026, destinasi andalan Magetan ini diserbu 111.962 pelancong.
Lonjakan kunjungan tersebut memicu perputaran uang (spending money) yang diperkirakan menembus Rp 33,58 miliar.
Kabid Pemasaran Pariwisata dan Pengembangan Ekonomi Kreatif Disbudpar Magetan, Zhepy Bastian Widiarto, mengungkapkan tren kenaikan mulai terasa sejak 22 Maret.
Puncaknya terjadi pada 24 Maret dengan angka kunjungan harian mencapai 19.016 wisatawan.
’’Ini menunjukkan Sarangan tetap menjadi destinasi utama di Jawa Timur bagian barat,’’ ujarnya, Jumat (3/4).
Tak hanya sekadar angka kunjungan, membludaknya wisatawan membawa dampak ekonomi nyata bagi warga sekitar.
Berdasarkan kajian Disbudpar, pengeluaran rata-rata wisatawan berkisar Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu per orang.
Dengan asumsi belanja moderat Rp 300 ribu per orang, total perputaran uang mencapai Rp 33,58 miliar.
Perputaran ekonomi tersebut mencakup seluruh ekosistem wisata.
Mulai dari okupansi hotel, warung kuliner, jasa berkuda, speedboat, hingga perajin suvenir dan UMKM lokal.
’’Perputaran ekonomi ini menyentuh seluruh pelaku usaha di kawasan wisata,’’ jelasnya. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto